5.1 C
New York
Saturday, March 2, 2024

Sadis! Abang Tewas Usai Saling Bacok dengan Adik Kandung di Pangururan

Samosir, MISTAR.ID

Dua orang abang beradik, Baringin Manullang (45) dan Mardame Manullang (41), warga Huta Panjaitan Uruk, Desa Sianting anting, Kecamatan Pangururan terlibat perkelahian dan saling bacok pada Minggu (30/4/23) sekitar pukul 12.30 WIB.

Akibatnya, Baringin Manullang meninggal dunia dengan luka bacok pada tangan kiri dan rusuk sebelah kiri sementara Mardame Manullang dilarikan ke RSUD Hadrianus Sinaga untuk mendapatkan perawatan akibat luka bacok yang dialaminya.

Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hardiman melalui Kasi Humas Polres Samosir, Brigadir Vandu P Marpaung membenarkan kejadian tersebut. Kepada MISTAR.ID, Senin (1/5/23), Brigadir Vandu P Marpaung mengatakan pada Minggu (30/4/23) sekira pukul 12.30 WIB di lokasi
kejadian Huta Panjaitan Uruk, Dusun I, Desa Sianting-anting Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir telah terjadi tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia atau pembunuhan.

Baca juga: Perkelahian Maut Dua Bersaudara di Deli Serdang, Abang Tewas Dibunuh Adik Kandung

Adapun kronologi kejadian, pada Minggu (30/4/23), abang beradik kandung, Baringin Manullang dan Mardame Manullang alias Pak Ari yang tinggal satu kampung dan rumahnya saling berhadap hadapan di Huta Panjaitan Uruk, Desa Sianting anting, Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir berkelahi dan bacok-bacokan.

Korban meninggal dunia yakni Baringin Manullang sempat berlari sejauh kurang lebih 200 meter ke rumah warga dan jasadnya ditemukan sudah tidak bernyawa di depan rumah warga dengan luka bacok pada tangan kiri dan rusuk sebelah kiri dan adiknya Mardame
Manullang dilarikan ke RSUD Hardianus Sinaga dan telah mendapat perawatan akibat luka bacok yang dideritanya.

Brigadir Vandu Marpaung menyebutkan dari keterangan Kepala Desa Sianting-anting Nimrod Sitanggang menyebutkan korban meninggal dunia, Baringin Manullang selama ini mengalami gangguan kejiwaan.

Baca juga: Mabuk Tuak, Adik Tikam Abang Kandung Hingga Tewas di Medan

“Rencana tindak lanjut, melakukan visum et repertum dan autopsi terhadap jenazah korban, guna memastikan penyebab kematian korban dan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi-saksi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Sianting-anting saat dikonfirmasi via selularnya, Senin (1/5/23) mengatakan kurang mengetahui apa penyebab kejadian tersebut karena tidak berada di lokasi pada saat kejadian.(josner/hm09)

Related Articles

Latest Articles