Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Remaja Hanyut di Sungai Belawan Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Pencarian

Mistar.idSenin, 18 Mei 2026 15.46
journalist-avatar-top
AS
remaja_hanyut_di_sungai_belawan_ditemukan_meninggal_setelah_tiga_hari_pencarian

Timsar mengevakuasi jasad remaja 15 tahun yang hanyut di sungai belawan. (foto:istimewa/mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Setelah melakukan pencarian selama tiga hari, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Aldo Aditya, remaja yang hanyut di aliran Sungai Belawan, Dusun VI Desa Pulau Agas, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang.

Remaja berusia 15 tahun itu ditemukan pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 00.35 WIB dalam kondisi meninggal dunia mengapung di sekitar Jembatan Titi Besi Sungai Sei Belawan atau sekitar 2,5 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengatakan korban sebelumnya dilaporkan hanyut pada Jumat (15/5/2026) saat berenang bersama empat rekannya.

“Korban diduga kehabisan tenaga saat berenang menyeberangi sungai hingga akhirnya terseret arus,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Menerima laporan tersebut, personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan langsung mengerahkan tim rescue ke lokasi untuk melakukan pencarian.

Selama proses pencarian, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai menggunakan perahu LCR, perlengkapan water rescue, hingga alat pendeteksi Aqua Eye.

Pencarian berlangsung hingga malam hari dengan kondisi medan yang cukup berat. Arus sungai yang deras serta minimnya pencahayaan menjadi kendala bagi petugas di lapangan.

Meski demikian, seluruh unsur SAR tetap melakukan pencarian secara maksimal hingga korban akhirnya berhasil ditemukan.

“Seluruh unsur SAR gabungan telah bekerja secara optimal hingga korban berhasil ditemukan. Kami turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban,” kata Hery.

Usai ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh personel dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” tuturnya. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN