Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Protes Jalan Rusak, Warga Bahorok Blokir Akses Menuju Bukit Lawang Langkat

Mistar.idRabu, 8 April 2026 20.59
journalist-avatar-top
BD
protes_jalan_rusak_warga_bahorok_blokir_akses_menuju_bukit_lawang_langkat

Sejumlah warga memblokir jalan bentuk protes meminta perbaikan jalan rusak segera diaspal di Dusun Pasar Rodi, Desa Empus, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Langkat, MISTAR.ID

Warga Dusun Pasar Rodi, Desa Empus, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat memblokir jalan, Rabu (8/4/2026). Aksi ini dipicu lantaran kondisi jalan rusak parah yang tak kunjung diperbaiki.

Dalam aksi tersebut, warga menutup akses jalan menggunakan kayu, papan, broti, galon minuman, serta ban mobil bekas. Jalan yang diblokir merupakan jalur utama menuju kawasan wisata Bukit Lawang.

Warga mengeluhkan kondisi jalan yang saat musim kemarau menimbulkan debu tebal, sementara saat hujan berubah menjadi becek dan licin. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, kerusakan jalan juga kerap menyebabkan kecelakaan lalu lintas bagi para pengguna jalan.

Dalam aksinya, warga mendesak Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution untuk menepati janji perbaikan jalan yang sebelumnya disampaikan saat kunjungan kerja pada 2025 lalu.

“Kami hanya menuntut janji Gubernur Sumatera Utara yang mengatakan jalan ini akan diperbaiki pada Februari 2026. Namun hingga sekarang belum ada realisasi,” ujar salah seorang pengunjukrasa.

Warga juga meminta agar dilakukan penyiraman jalan secara rutin sebanyak empat kali sehari guna mengurangi debu dan material batu yang beterbangan sebelum dilakukan pengaspalan.

Menanggapi aksi tersebut, Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, turun langsung menemui warga. Ia menyampaikan perbaikan jalan merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Langkat, lanjutnya, terus berkoordinasi dengan pihak provinsi agar pengaspalan jalan segera direalisasikan.

“Pemerintah Kabupaten Langkat terus berupaya dan berkoordinasi agar pengaspalan hotmix dapat dilakukan. Kami targetkan pengerjaan bisa dimulai pada Juni 2026,” ucapnya.

Setelah dilakukan dialog, situasi berangsur kondusif meski warga tetap berharap adanya bukti nyata dari pemerintah terkait perbaikan jalan tersebut.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN