2.6 C
New York
Monday, February 26, 2024

Pasangan Muda-mudi Terluka Dikeroyok OTK di Lima Puluh

Batu Bara, MISTAR.ID

Pasangan muda-mudi, Sendi (20) warga Desa Empat Negeri dan Sindi (18) warga Desa Pulau Sejuk, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Batu Bara, menjadi korban aksi kejahatan hingga harus dirawat di RSUD Batu Bara, Kamis (5/5/22) dini hari.

Keduanya mengalami luka-luka setelah dianiaya secara bersama-sama oleh sejumlah orang di Jalan Perintis Kemerdekaan Lima Puluh, Simpang Dolok, tepatnya di Perkebunan Tanah Itam Ulu, sekira pukul 22.30 WIB.

Sendi kepada wartawan, Kamis petang, membenarkan bahwa malam itu dirinya bersama pacarnya (Sindi) dianiaya sejumlah orang. “Malam itu aku dan Sindi dari arah Lima Puluh hendak pulang ke Pulau Sejuk mengendarai sepeda motor FU 150. Dalam perjalanan, sepeda motorku dipepet pengendara sepeda motor jenis bebek yang berboncengan dengan seorang cewek, persis di sekitar Simpang Kampung Nainggolan. Orangnya enggak kukenal,” kata Sendi.

Baca Juga:Diduga Dipicu Rebutan Cewek di Warung Tuak di Batu Bara, 1 Pengunjung Tewas Dikeroyok

Selanjutnya kata Sendi, ia dan Sindi mengejar sepeda motor yang memepetnya serta mengingatkan pengendaranya. “Jangan gitu naik keretanya bang, bisa bahaya,” bilang Sendi.

Tak terima diitegur, pengendara sepeda motor tersebut malah menghardik dan menantang Sendi. “Apa kau, main kita, tunggu di simpang ya,” ujar Sendi menirukan pengendera sepeda motor dimaksud.

Tak usai disitu, seiring sepeda motor terus melaju, tiba-tiba datang pengendara sepeda motor lain yang langsung menunjang paha kanan Sindi, hingga sepeda motor yang dikendarai Sendi oleng lalu terjatuh ke parit di sebelah kiri jalan.

Baca Juga:Anggota Intelkam Polres Siantar Dikeroyok Sejumlah Pemuda

Akibatnya, lengan kanan Sendi mengalami luka karena terseret ke badan jalan dan Sindi mengalami luka pada kaki kiri dan kanan. Sedangkan sepeda motor yang dikendarai Sendi mengalami kerusakan. Setelah Sendi dan Sindi terluka dan tergeletak di parit, di situlah sejumlah pelaku melakukan penganiayaan terhadap pemuda itu.

Bagian wajah dan badan Sendi tampak memar setelah dipukul dan ditendang para pelaku. Saat itu Sendi tidak melakukan perlawanan karena melindungi Sindi yang takut turut jadi sasaran “kebrutalan” para pelaku.

Aksi tersebut baru berhenti setelah pengguna jalan lainnya melintas dan berhenti di TKP. Bahkan pengguna jalan itu sempat menandai salah seorang terduga penganiayaan terhadap Sendi. Tidak ada harta berharga milik korban yang hilang, namun kedua korban mengalami luka-luka sehingga harus mendapatkan perawatan di RSUD Batu Bara. Diakui Sendi, mereka belum membuat laporan pengaduan ke pihak berwajib karena mendahulukan perawatan.(ebson/hm15)

Related Articles

Latest Articles