Monday, July 20, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Orang Tua Keluhkan SD Negeri di Dairi Pungut Rp10 Ribu per Bulan dan Potong Dana PIP

Mistar.idSabtu, 15 November 2025 pukul 15.52 WIB
orang_tua_keluhkan_sd_negeri_di_dairi_pungut_rp10_ribu_per_bulan_dan_potong_dana_pip

SD Negeri 038097 Lae Pangaroan, Dairi. (foto:doksumber/mistar)

news_banner

Dairi, MISTAR.ID

Sekolah Dasar (SD) Negeri 038097 Lae Pangaroan, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Kabupaten Dairi, dikabarkan membebankan biaya pendidikan sebesar Rp10 ribu per bulan kepada seluruh murid.

Selain beban biaya tersebut, dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) juga diminta Rp50 ribu kepada masing-masing penerima.

Hal itu dikeluhkan sejumlah orang tua murid kepada awak media di Sidikalang, Sabtu (15/11/2025).

“Biaya pendidikan Rp10 ribu yang dibebankan kepada murid menjadi pertanyaan serius bagi kami. Sebab kondisi ini sudah berlangsung lama dengan alasan pihak sekolah untuk biaya gaji guru honor di SD tersebut,” kata salah satu orang tua murid yang meminta namanya tidak ditulis.

“Mirisnya, dana bantuan PIP harus diberikan kepada kepala sekolah (kepsek) sebesar Rp50 ribu usai para penerima PIP mengambil dana dari BRI Parongil. Uang Rp50 ribu itu uang apa?” katanya lagi.

Untuk menguatkan informasi tersebut, sejumlah orang tua murid lainnya yang berada di Lae Pangaroan dan dihubungi Mistar via telepon menyebutkan hal serupa.

“Besaran biaya pendidikan Rp10 ribu dimaksud berlangsung tahun 2025 ini, dan tahun-tahun sebelumnya besarannya Rp8 ribu. Sadisnya, dari dana bantuan PIP yang diterima Rp450 ribu harus disetorkan Rp50 ribu kepada kepsek,” ucap sumber tersebut sambil mengirim foto dokumentasi sekolah, Sabtu (15/11/2025).

Ditanya apakah hal itu dilaksanakan melalui rapat antara orang tua, sekolah, dan komite, sumber mengaku tidak ada rapat ataupun surat persetujuan orang tua.

Terpisah, untuk memastikan informasi dan menanyakan jumlah serta status guru, jumlah murid, termasuk murid penerima PIP, Kepsek SD Negeri 038097 Lae Pangaroan, Riada Silaban, telah berulang kali dicoba dihubungi melalui panggilan telepon oleh Mistar.

Namun Riada tidak bersedia menerima panggilan meski dalam keadaan aktif berdering. Konfirmasi via WhatsApp juga tidak direspons dan tak dibalas meski centang dua.

Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi belum dapat dikonfirmasi berhubung hari libur kerja kantor. (hm16)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN