Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Karyawan PTPN IV Diduga Dianiaya dan Ditembak Senapan Angin di Kebun Sarang Giting

Mistar.idSabtu, 15 November 2025 pukul 12.26 WIB
karyawan_ptpn_iv_diduga_dianiaya_dan_ditembak_senapan_angin_di_kebun_sarang_giting

Julianto korban penganiayaan mengalami luka. (foto : Istimewa/Mistar)

news_banner

Sergai, MISTAR.ID

Seorang karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PTPN IV Regional 1 Kebun Sarang Giting, bernama Julianto (47), warga Dusun I, Desa Sarang Giting, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), diduga dianiaya di areal perkebunan Afdeling V Blok X-23 TM 2000 di Desa Sarang Torop, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (14/11/2025) sekira pukul 16.30 WIB.

Dugaan penganiayaan terhadap karyawan tersebut diduga dilakukan oleh terlapor Wira Pratama alias Tama (35), warga Lingkungan III, Kelurahan Pekan Dolok Masihul.

Informasinya, saat kejadian, Julianto sebagai karyawan pengamanan atau centeng sedang bertugas di areal Afdeling V Blok X-W-23 TM 2000 Sawit Kebun Sarang Giting, Desa Sarang Torop, lalu dianiaya serta ditembak menggunakan senapan angin oleh diduga terlapor Wira Pratama alias Tama.

Akibat penembakan tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala dan mengeluarkan darah. Korban kemudian dibawa ke Klinik Buah Hati, Dolok Masihul, dan selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Sri Pamela Tebing Tinggi untuk mendapat perawatan karena kemungkinan peluru masih tertinggal di dalam kepala.

Atas kejadian tersebut, Manager Kebun PTPN IV Reg 1 Kebun Sarang Giting membuat laporan ke Polsek Dolok Masihul Jajaran Polres Serdang Bedagai, tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/96/XI/2025/SPKT/POLSEK DOLOK MASIHUL/POLRES SERGAI/POLDA SUMUT, tanggal 15 November 2025.

Kanit Reskrim Polsek Dolok Masihul, Ipda Ismail, saat dikonfirmasi membenarkan laporan sudah diterima. Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Dolok Masihul akan melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP). Namun saat ini terduga pelaku masih dalam pencarian.

“Laporan sudah kami terima, ini mau kami cek TKP-nya. Diduga pelaku masih dalam pencarian,” terangnya saat dikonfirmasi Mistar, Sabtu (15/11/2025). (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN