Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Sumut, 65 Kejadian Banjir dan Longsor Terjadi

Mistar.idRabu, 26 November 2025 17.13
journalist-avatar-top
hujan_deras_dan_angin_kencang_landa_sumut_65_kejadian_banjir_dan_longsor_terjadi

Rumah warga Desa Salak I, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, terkena tanah longsor. (Foto:Dokumen/Mistar)

news_banner

Sumut, MISTAR.ID

Akibat hujan deras yang disertai angin kencang yang melanda wilayah Sumatera Utara (Sumut) sejak tiga hari terakhir, setidaknya tercatat 65 peristiwa bencana banjir dan longsor di 8 kabupaten/kota di provinsi tersebut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, mengatakan dari data yang diterima pihaknya terdapat 65 kejadian, antara lain 38 kali tanah longsor, 24 kali banjir bandang, 2 kali pohon tumbang, dan 1 kali angin puting beliung.

“Kejadian-kejadian tersebut terjadi di 8 kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Kabupaten Pakpak Bharat, dan Kota Gunungsitoli,” ujar Kombes Ferry Walintukan, Rabu (26/11/2025) di Polda Sumut.

Di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), longsor terjadi di 8 kecamatan, antara lain Sitahuis, Badiri, Sibabangun, Lumut, Sarudik, Tapian Nauli, Tukka, dan Pandan. Banjir bandang terjadi di 10 kecamatan, yaitu Kalang, Sarudik, Pandan, Lumut, Barus, Tukka, Badiri, Pinangsori, Tapian Nauli, dan Kolang.

“Peristiwa longsor mengakibatkan 4 korban, 3 meninggal dunia dan 1 luka-luka. Sementara banjir tidak menimbulkan korban jiwa, namun berdampak pada 1.952 kepala keluarga dan 45 orang mengalami kesulitan,” jelas Kombes Ferry.

Di Kota Sibolga, terdapat 6 titik longsor, yakni Caffe Rumah Uci, Bukit Aido, wilayah Masjid Budi Sehati, STPI Sibolga, SMPN 5, dan Kampung Paten Huta Tonga, dengan total 12 korban, terdiri dari 5 meninggal dunia, 3 luka-luka, dan 4 masih dalam pencarian.

Di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), longsor terjadi di 6 lokasi, termasuk Jalan Lintas Sumatera KM 29-30, KM 31-32, KM 34-35, Desa Sitolu Ompu, Desa Huta Nagodang, dan Jalinsum Taput-Tarutung, mengakibatkan 5 luka-luka dan 2 unit rumah rusak. Banjir terjadi di 7 desa, memengaruhi 78 rumah dan menutup beberapa akses jalan. Pohon tumbang dilaporkan di Dusun II Siallagan Desa Simalungun.

Di Tapanuli Selatan (Tapsel), pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang di Desa Sisundung mengakibatkan 2 korban, 1 meninggal dunia dan 1 luka-luka, serta 1 rumah rusak parah.

Di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), longsor terjadi di Jembatan Aek Inumon II dan banjir melanda 6 lokasi, termasuk Desa Aek Inumon II, Hutarimbaru, Bintungan, Patiluban, Lubuk Sihim, dan Kecamatan Muara Batang. Sebanyak 400 orang terdampak, 470 rumah terendam banjir, dan 1 puting beliung melanda Desa Pasar III Natal, merusak 1 rumah.

Di Kota Gunungsitoli, longsor terjadi di Desa Hiliduho KM 12 tanpa korban, namun menyebabkan penurunan badan jalan. Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mengalami 9 titik longsor, termasuk Desa Tukka Dolok dan Kecamatan Tarabintang, mengakibatkan 1 luka-luka dan 2 rumah rusak. Banjir bandang terjadi di Desa Rura Aek Sopang, menutup 9 rumah dan akses jalan.

Di Kabupaten Pakpak Bharat, longsor tercatat di 7 lokasi, seperti Dusun Buludidi, Jalan Lintas Sumatera, Desa Perolihen, Dusun Lae Ikan, Lae Mbulan, Lae Mbara, Nantampuk Mas, dan Jalan Sukaramai, mengakibatkan 2 meninggal dunia dan 1 rumah rusak parah. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN