Hak Tidak Dipenuhi, Ratusan Pekerja PT Sidojadi Perkebunan di Sergai Mogok Kerja

Para pekerja PT Sidojadi Perkebuna di Sergai saat menggelar aksi mogok kerja. (Foto: Sarianto/Mistar)
Sergai, MISTAR.ID
Ratusan pekerja PT Sidojadi Perkebunan Sei Parit menggelar aksi mogok kerja sebagai bentuk protes terhadap belum terpenuhinya sejumlah tuntutan yang mereka nilai sebagai hak normatif pekerja di depan kantor kebun PT Sidojadi, Desa Sei Parit, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Kamis (4/6/2026).
Aksi mogok kerja dipimpin langsung Ketua FSP PP-SPSI Kabupaten Serdang Bedagai, Gober Hermanto, dan Pengurus PC FSP PP-SPSI, bersama jajaran PD FSP PP-SPSI Provinsi Sumatera Utara serta pengurus PUK FSP PP-SPSI se-Kabupaten Serdang Bedagai.
Aksi tersebut akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut hingga Sabtu (6/6/2026) mendatang sebagai gelombang pertama perjuangan buruh.
Diketahui, dalam aksi tersebut para pekerja menuntut pembayaran bonus sebesar dua bulan gaji serta meminta agar pekerja Buruh Harian Lepas (BHL) yang sebelumnya dikeluarkan dapat dipekerjakan kembali. Selain itu, para pekerja juga menyuarakan berbagai persoalan ketenagakerjaan yang selama ini menjadi keluhan di lingkungan perusahaan.
Selain itu, massa pekerja menuntut penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) yang dinilai belum diberikan secara memadai kepada pekerja.
Mereka juga menyoroti keberadaan pekerja BHL yang telah berusia sekitar 70 tahun namun disebut masih bekerja dan belum diangkat menjadi Syarat Kerja Umum (SKU) meski telah bertahun-tahun bekerja, atas nama Rumijah.
"Kami juga mendesak agar seluruh pekerja BHL maupun PKWT didaftarkan dalam program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sebagaimana amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Gober.
Menurutnya, tuntutan yang disampaikan merupakan bagian dari hak-hak pekerja yang wajib mendapatkan perhatian serius dari manajemen perusahaan.
"Persoalan ini juga telah berulang kali disampaikan, namun hingga kini belum memperoleh penyelesaian yang memuaskan," sebutnya.
Sementara itu, Manajer Kebun PT Sidojadi, Edi Sutoyo, menyampaikan persoalan tersebut sebelumnya telah dibahas dan disampaikan oleh pihak manajemen.
"Perusahaan telah melakukan berbagai upaya agar tuntutan pekerja dapat diakomodasi sehingga situasi seperti saat ini tidak terjadi," katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, aksi mogok kerja masih terus berlangsung. Aksi tersebut mendapat pengamanan dari personel Polsek Sei Rampah dan Polres Serdang Bedagai guna memastikan kegiatan berlangsung aman dan kondusif. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Tanggapan Kejati Sumut Atas Vonis Bebas Kasus CitralandBERITA TERPOPULER






















