Monday, June 8, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Angin Puting Beliung Terjang Rumah Warga di Jalan Sibatu-batu Ujung Pematangsiantar

Mistar.idSelasa, 21 April 2026 15.33
journalist-avatar-top
AS
angin_puting_beliung_terjang_rumah_warga_di_jalan_sibatubatu_ujung_pematangsiantar

Bencana angin puting beliung menerjang rumah warga di Jalan Sibatu-batu Ujung, Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari, Pematangsiantar. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Bencana angin puting beliung menerjang rumah warga di kawasan Jalan Sibatu-batu Ujung, Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Akibat angin puting beliung itu, satu unit rumah warga milik Martalena Sihombing, 53 tahun mengalami kerusakan cukup parah. Angin kencang yang datang tiba-tiba di tengah hujan deras menyebabkan atap rumah korban mulai dari ruang tamu, kamar tidur, hingga dapur terbawa terbang.

Saat kejadian, korban berada di dalam rumah bersama anaknya. Suasana yang semula hanya hujan deras mendadak berubah menjadi mencekam ketika angin kencang menerjang atap rumah mereka. Saat panik, korban sempat berteriak memanggil anaknya yang saat itu berada di dapur untuk segera menyelamatkan diri. Beruntung, tetangga sekitar segera memberikan pertolongan setelah hujan mulai reda.

Kapolsek Siantar Martoba, AKP Martua Manik, langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan memantau kondisi pascabencana. Dia juga memastikan pihak kepolisian telah melakukan pendataan dan koordinasi di lapangan.

Menurutnya, meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian material diperkirakan mencapai Rp25 juta.

"Tidak ada korban jiwa akibat bencana alam ini. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp25 juta," ujarnya kepada Mistar.id, Selasa (21/4/2026).

Pasca kejadian, pihak keluarga memutuskan untuk mengungsi. Martalena kini tinggal sementara di rumah adiknya yang berlokasi di Jalan Rakutta Sembiring, Lorong 20, Kelurahan Naga Pitu, Kecamatan Siantar Martoba.

Sementara itu, anak laki-laki korban tetap bertahan di rumah tersebut bersama keluarga lainnya untuk menjaga barang-barang yang berserakan serta memastikan keamanan harta benda yang tersisa.

Aksi cepat tanggap yang dilakukan jajaran Polsek Siantar Martoba ini mendapat apresiasi dari warga sekitar sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan membantu masyarakat yang tertimpa musibah.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN