Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Viral Kiss Cam Coldplay, Kristin Cabot Akui Kesalahan dan Ungkap Dampak Karier Hancur

Mistar.idSabtu, 20 Desember 2025 11.47
AN
viral_kiss_cam_coldplay_kristin_cabot_akui_kesalahan_dan_ungkap_dampak_karier_hancur

Video viral pasangan selingkuh yang tertangkap kamera jumbotron di konser Coldplay. (Foto: USA Today)

news_banner

New York, MISTAR.ID

Mantan Kepala Human Resources (HR) perusahaan teknologi Astronomer, Kristin Cabot, akhirnya buka suara terkait insiden viral “kiss cam” saat konser Coldplay yang mengubah hidup dan kariernya secara drastis.

Insiden tersebut terjadi ketika Coldplay tampil di Gillette Stadium pada Juli 2025. Dalam segmen rutin kiss cam, kamera menyorot CEO Astronomer saat itu, Andy Byron, yang terlihat memeluk Kristin Cabot di tengah penonton.

Keduanya tampak terkejut saat wajah mereka muncul di layar raksasa, sebelum akhirnya menjauh dan menunduk. Komentar spontan vokalis Coldplay, Chris Martin, justru memperbesar spekulasi publik.

Rekaman momen tersebut dengan cepat viral di media sosial dan berujung pada pengunduran diri Andy Byron dan Kristin Cabot dari Astronomer.

Dalam wawancara dengan The New York Times dan The Times pada 18 Desember 2025, Cabot mengakui telah membuat keputusan yang ia sesali. Ia mengatakan malam itu dirinya minum minuman beralkohol dan bersikap tidak pantas dengan atasannya.

“Aku membuat keputusan buruk, dan aku bertanggung jawab penuh,” ujarnya.

Cabot mengungkapkan, dampak insiden itu sangat besar terhadap kehidupannya. Ia menyebut dalam satu malam seluruh pencapaian kariernya seolah runtuh.

“Aku mengorbankan karierku untuk itu. Itulah harga yang harus kubayar,” katanya.

Ia juga meluruskan bahwa pernikahannya dengan sang suami telah berakhir secara damai beberapa minggu sebelum konser berlangsung. Namun klarifikasi tersebut tidak menghentikan gelombang penilaian publik.

Cabot mengaku menerima ribuan pesan kebencian, hinaan, hingga ancaman yang dikirim melalui email, pesan pribadi, bahkan ke rumahnya.

Menurut Cabot, stigma gender memperparah situasi. Ia menyebut dirinya difitnah sebagai perempuan yang meraih jabatan melalui relasi pribadi, tuduhan yang ia bantah keras.

“Beban terberatnya adalah bagaimana saya diperlakukan sebagai perempuan,” ujarnya.

Cabot menyayangkan tidak adanya klarifikasi atau pernyataan dari pihak Coldplay untuk meredam situasi, terlebih setelah Chris Martin kembali menyindir insiden tersebut di konser lain.

Ia menegaskan keputusannya berbicara ke publik bukan untuk mencari sensasi, melainkan untuk menyoroti bahaya perundungan daring dan dampaknya terhadap kesehatan mental, termasuk bagi anak-anaknya.

“Bagi publik ini mungkin cerita lama. Tapi bagi saya dan anak-anak saya, ini belum berakhir,” ujarnya, seraya mengajak masyarakat lebih berempati dan berhenti menghakimi satu kesalahan yang dapat menghancurkan hidup seseorang. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN