Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HIBURAN

YouTube Tutup Kanal Trailer Film Palsu AI Screen Culture dan KH Studio

Mistar.idJumat, 19 Desember 2025 20.59
JS
youtube_tutup_kanal_trailer_film_palsu_ai_screen_culture_dan_kh_studio

Gambar mini YouTube untuk trailer 'Fantastic Four' palsu di Screen Culture. (foto:youtube/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

YouTube resmi menutup dua saluran terbesar yang selama ini dikenal sebagai pembuat trailer film palsu berbasis kecerdasan buatan (AI), seperti dilansir Jumat (19/12/2025).

Deadline melaporkan bahwa Screen Culture dan KH Studio, yang video trailer palsunya secara kolektif telah meraih miliaran penayangan, kini tidak lagi dapat diakses.

Pencarian terhadap kedua saluran tersebut menampilkan pesan yang sama: “Halaman ini tidak tersedia. Maaf. Coba cari yang lain.”

Screen Culture dan KH Studio berhasil mengumpulkan jutaan pelanggan dan miliaran penayangan dengan memproduksi trailer palsu yang, dalam banyak kasus, menyesatkan penggemar hingga mengira video tersebut merupakan trailer resmi. Seiring berkembangnya teknologi AI generatif, kualitas trailer palsu ini semakin meningkat, begitu pula kemampuannya dalam menipu penonton.

Kedua saluran tersebut telah lama dikenal di internet karena memproduksi trailer palsu, terutama untuk film-film yang sangat dinantikan penggemar atau judul yang telah diumumkan tetapi belum merilis trailer resmi. Marvel Cinematic Universe menjadi salah satu target favorit, bahkan beberapa trailer palsu tersebut mampu mengungguli trailer resmi di YouTube.

Setelah Google menonaktifkan monetisasi kedua saluran itu, mereka sempat menambahkan penafian seperti “trailer penggemar”, “trailer konsep”, dan “parodi”. Namun, seperti dicatat Deadline, upaya tersebut hanya berlangsung singkat dan akhirnya memicu tindakan tegas Google.

Langkah ini terjadi tidak lama setelah Disney mengirimkan surat peringatan kepada Google. Disney menuduh Google melanggar hak cipta “dalam skala besar” dengan menggunakan karya mereka untuk melatih model AI generatif. Di sisi lain, Disney diketahui telah melisensikan sejumlah karakter ikoniknya kepada OpenAI serta menginvestasikan dana besar pada perusahaan di balik aplikasi Sora 2 dan ChatGPT.

Reaksi warganet terhadap penutupan ini mayoritas positif. Sejumlah pengguna media sosial menyatakan kelegaan karena sulitnya membedakan trailer resmi dan palsu selama ini. Masalah serupa juga terjadi di industri gim, seperti bocoran gameplay GTA 6 berbasis AI yang sempat viral dan menyesatkan publik.

YouTube menyatakan bahwa Screen Culture dan KH Studio melanggar kebijakan spam serta metadata menyesatkan karena kembali melakukan praktik lama setelah peringatan sebelumnya. Akibatnya, akun mereka dihentikan secara permanen.

Investigasi Deadline mengungkap bahwa Screen Culture memadukan cuplikan resmi dengan gambar AI untuk membuat trailer palsu yang menipu penonton. Pendiri Screen Culture, Nikhil P. Chaudhari, bahkan mengakui bahwa timnya secara aktif mengeksploitasi algoritma YouTube dengan merilis banyak versi trailer palsu lebih awal.

Sebagai contoh, Screen Culture sempat merilis 23 versi trailer The Fantastic Four: First Steps dalam satu bulan, beberapa di antaranya mengungguli trailer resmi dalam hasil pencarian. Properti Disney juga tampil dominan dalam konten kedua saluran tersebut, yang akhirnya mempercepat tindakan tegas dari YouTube. (hm16)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN