Pandji Pragiwaksono Dikecam Soal Candaan Adat Toraja, Diancam Denda 50 Kerbau

Komika Pandji Pragiwaksono. (foto: isitmewa/mistar)
Makassar, MISTAR.ID
Komika Pandji Pragiwaksono menuai kecaman luas setelah video stand up comedy-nya dianggap menyinggung adat Rambu Solo masyarakat Toraja. Dalam penampilannya yang viral di media sosial, Pandji menyinggung soal warga Toraja yang disebut jatuh miskin akibat pesta kematian dan menggambarkan jenazah disimpan di ruang tamu depan televisi.
Candaan itu memicu kemarahan berbagai pihak, termasuk Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI). Ketua PMTI Makassar, Amson Padolo, menilai materi tersebut melecehkan budaya Toraja.
“Pandji harus memahami konteks budaya sebelum bercanda. Rambu Solo bukan pesta kemewahan, tapi wujud penghormatan terakhir bagi orang yang meninggal,” ujar Amson dalam pernyataannya dilansir, Selasa (4/11/2025).
Ia menjelaskan, jenazah dalam tradisi Toraja tidak pernah diletakkan di ruang tamu, melainkan di tempat khusus sampai upacara digelar.
Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong juga mengecam Pandji dan menantangnya datang langsung ke Toraja untuk melihat adat sebenarnya. “Budaya tidak boleh dijadikan bahan lelucon. Kami undang Pandji datang supaya tahu Toraja itu tidak seperti yang ia ucapkan,” katanya.
Sementara itu, Tongkonan Adat Sang Torayan (TAST) menilai Pandji melanggar norma adat dan mengancam akan menjatuhkan sanksi denda hingga 50 ekor kerbau. “Ini pelanggaran adat. Bisa dikenakan sanksi adat, termasuk denda kerbau,” ucap Ketua Umum TAST, Benyamin Rante Allo.
Selain tuntutan adat, Aliansi Pemuda Toraja resmi melaporkan Pandji ke Mabes Polri atas dugaan penghinaan dan ujaran SARA. “Kami sudah beri kesempatan Pandji untuk klarifikasi, tapi tak ada tanggapan. Maka kami ambil langkah hukum,” ujar perwakilan aliansi, Ricdwan Abbas.
Anggota DPR RI Frederik Kalalembang turut menyoroti kasus ini dan berencana memanggil Pandji untuk memberikan klarifikasi agar tidak terjadi salah tafsir di masyarakat. (hm24)
PREVIOUS ARTICLE
Hamish Daud Tak Hadir di Pengadilan, Sidang Cerai Raisa Ditunda























