Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Barracuda Iringi Kepulangan Tasya Juara Dangdut Academy 7 Indosiar ke Tangsel

Mistar.idSelasa, 6 Januari 2026 16.22
journalist-avatar-top
barracuda_iringi_kepulangan_tasya_juara_dangdut_academy_7_indosiar_ke_tangsel_

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengalungkan bunga kepada Tasya, Juara 1 D’Academy 7 Indosiar 2025. (foto: tangselpos.id/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Gelombang antusiasme publik menyelimuti usai berakhirnya Dangdut Academy 7. Tiga nama yang lahir dari panggung kompetisi tersebut—Tasya, Valen, dan April—kini menjelma menjadi ikon baru dangdut tanah air. Popularitas mereka tidak hanya terlihat di layar kaca, tetapi juga terasa nyata saat kembali ke daerah asal masing-masing.

Kepulangan para juara ini berubah menjadi perayaan rakyat. Ribuan warga tumpah ruah ke jalan, menunjukkan kebanggaan terhadap putra-putri daerah yang berhasil mengharumkan nama kampung halaman melalui musik dangdut.

Di Tangerang Selatan (Tangsel), Tasya yang keluar sebagai juara pertama mendapat sambutan bak tokoh kehormatan. Ia diarak menggunakan kendaraan taktis barracuda dengan pengawalan ketat, diikuti konvoi panjang kendaraan roda dua dan roda empat. Sepanjang perjalanan dari kantor wali kota hingga rumah orang tuanya, sorakan dan teriakan nama Tasya menggema tanpa henti.

Antusiasme warga meninggalkan kesan mendalam bagi Tasya. Ia mengaku terharu melihat besarnya dukungan yang diberikan masyarakat. Baginya, momen ini menjadi bukti bahwa perjuangannya selama kompetisi mendapat tempat istimewa di hati publik Tangerang Selatan.

Kebahagiaan serupa dirasakan keluarga Tasya. Sang ayah, Mudrika, mengatakan mereka tak pernah membayangkan penyambutan semeriah itu. Ia menyebut momen tersebut sebagai pengalaman bersejarah bagi putrinya sekaligus keluarga.

Euforia juga menyelimuti Pamekasan saat Valen, juara kedua D’Academy 7, kembali ke tanah Madura. Setelah berbulan-bulan menjalani karantina di asrama, Valen disambut oleh aparat daerah, tokoh masyarakat, dan warga yang berjejer di sepanjang jalan. Arak-arakan bahkan telah mengiringinya sejak Surabaya hingga menyeberangi Jembatan Suramadu.

Valen mengaku tak menyangka antusiasme masyarakat begitu besar. Ia menyebut perjalanan pulang tersebut sebagai pengalaman tak terlupakan karena dukungan yang terus mengalir tanpa henti.

Sebagai bentuk penghormatan, warga dan pemerintah daerah menyiapkan panggung hiburan khusus agar Valen dapat kembali menyapa penggemarnya lewat penampilan langsung. Julukan The Next Pangeran Dangdut pun kian melekat, seiring sambutan hangat yang diterimanya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa Dangdut Academy 7 bukan sekadar ajang pencarian bakat, melainkan ruang lahirnya idola baru yang mampu menyatukan kebanggaan daerah dan kecintaan masyarakat terhadap musik dangdut.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN