Monday, July 20, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Tahun Baru 2026, Cabai Rawit di Toba Bertahan Rp100.000 per Kilogram

Mistar.idJumat, 2 Januari 2026 pukul 11.17 WIB
tahun_baru_2026_cabai_rawit_di_toba_bertahan_rp100000_per_kilogram

Cabai yang dijual pedagang di Pasar Kecamatan Porsea. (Foto: Nimrot/Mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID

Awal tahun 2026, harga cabai rawit di pasar tradisional Porsea, Kabupaten Toba, bertahan Rp100.000 per kilogram. Sementara itu, harga andaliman mulai merangkak turun, sedangkan bawang merah dan bawang putih mengalami kenaikan.

Pedagang di Pasar Kecamatan Porsea, H. Siahaan, menerangkan pada hari kedua Tahun Baru 2026 terjadi fluktuasi harga cabai, andaliman, dan bawang. Sebagian komoditas stabil, sementara lainnya mengalami kenaikan dan penurunan harga jual kepada konsumen.

Harga andaliman turun dari Rp400.000 menjadi Rp380.000 per kilogram. Bawang merah dan bawang putih naik dari Rp40.000 menjadi Rp50.000 per kilogram. Sementara itu, harga cabai merah keriting terpantau stabil dengan variasi harga sesuai kualitas, yakni berkisar antara Rp50.000 hingga Rp60.000 per kilogram.

“Untuk cabai rawit sedikit berbeda, harganya tetap stabil di posisi tertinggi dan telah bertahan sejak dua pekan terakhir di angka Rp100.000 per kilogram. Hal ini disebabkan permintaan konsumen yang terus meningkat, sementara stok terbatas,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).

Terpisah, salah seorang konsumen yang berbelanja di Pasar Porsea, J. Sirait, mengatakan dirinya tidak terkejut dengan fluktuasi harga pada awal tahun 2026 karena hal tersebut sudah menjadi tradisi setiap memasuki tahun baru.

“Biasanya, perubahan harga terjadi hingga sekitar sepuluh hari setelah Tahun Baru. Khusus cabai rawit, kenaikan harga cukup wajar karena masyarakat di Toba, khususnya di Kecamatan Porsea, lebih menyukai cabai rawit untuk resep masakan dibandingkan cabai merah keriting. Tahun ini justru lebih murah dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp120.000 hingga Rp130.000 per kilogram,” katanya.

Sementara itu, tidak sedikit konsumen di Pasar Porsea berharap harga cabai, andaliman, dan bumbu masakan lainnya dapat kembali normal ke harga terendah dalam waktu dekat, sehingga kondisi ekonomi di tahun 2026 dapat membaik. Terlebih, Kecamatan Porsea dalam waktu dekat akan memasuki musim tanam padi, sehingga kondisi ekonomi masyarakat dinilai belum stabil. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN