Awal Tahun, Rupiah Melemah ke Level Rp16.699 per Dolar AS

Ilustrasi. (Foto: JIBI/Bisnis/Arief Hermawan P)
Jakarta, MISTAR.ID
Nilai tukar rupiah melemah pada perdagangan Jumat (2/1/2026) pagi. Mata uang Garuda berada di level Rp16.699 per dolar AS, turun 13 poin atau 0,08 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia berlangsung bervariasi. Yen Jepang menguat 0,09 persen, baht Thailand naik 0,15 persen, yuan China menguat 0,10 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,17 persen.
Sementara itu, peso Filipina melemah 0,02 persen, dolar Singapura menguat 0,09 persen, dan dolar Hong Kong melemah 0,07 persen, seperti dilansir dari CNNIndonesia.
Mata uang utama negara maju kompak menguat pada awal perdagangan. Euro Eropa tercatat naik 0,14 persen, poundsterling Inggris menguat 0,26 persen, dan franc Swiss naik 0,21 persen. Senada, dolar Australia menguat 0,37 persen, sedangkan dolar Kanada menguat 0,07 persen.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan pergerakan rupiah akan cenderung terbatas seiring minimnya data ekonomi dan agenda penting akibat libur akhir tahun.
Meski demikian, Lukman menilai Bank Indonesia berpeluang kembali melakukan intervensi untuk meredam volatilitas yang kerap terjadi saat aktivitas perdagangan sepi, sehingga dapat menopang nilai tukar rupiah.
Pada perdagangan hari ini, rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp16.600 hingga Rp16.750 per dolar Amerika Serikat (AS). (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
IHSG Menguat di Awal Perdagangan 2026, Naik 0,43 Persen






















