4.7 C
New York
Saturday, March 2, 2024

Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Simpang Dosin Simalungun Ingin Pindah Tempat

Simalungun, MISTAR.ID

Pedagang di Pasar Tradisional Simpang Dosin, Nagori Marihat Bandar, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun mengeluh, akibat sepinya pembeli sejak beberapa waktu terakhir ini.

Diungkapkan Afrizal Fahmi, penjual sandal dan sepatu, selama berjualan di Pasar Simpang Dosin ini ada penurunan antusias pembeli dagangannya.

“Kalau pas sepi penghasilan per hari bisa Rp 250 ribu. Kalau agak ramai mencapai Rp 450 ribu per hari,” ungkapnya, saat diwawancarai mistar.id, pada Selasa (12/9/23).

Baca juga: Puluhan Tahun Sertifikat Hak Milik Pasar Horas Belum Ada, Pernah Digugat

Pria yang akrab dikenal Fahmi ini mengaku, ingin segera pindah ke pasar yang ada di Marihat Mayang, Pasalnya, lokasi yang mereka tempati kurang strategis. Akibatnya, dagangan sepi dibeli pengunjung.

“Rasanya saya ingin cepat pindah ke sana. Dengan harapan omzet bisa meningkat dan pulih,” terangnya.

Selain itu, dia menyampaikan, untuk membangkitkan roda perekonomian pasar, sebaiknya Pemerintah Kecamatan (Pemkec) Pematang Bandar mempunyai strategi khusus.

Baca juga: Pedagang Beras di Pasar Tradisional Siantar Tak Ikuti HET dari Pemerintah

“Kalau bisa di pasar, ada acara yang bisa meramaikan pasar. Sehingga, pasar jadi pusat destinasi belanja wisatawan. Tapi, segmennya tradisional,” kata Fahmi

Berbeda dengan pedagang lainnya, Irma Wati mengaku, tidak masalah mau pindah secara cepat atau lambat.

“Yang penting ramai apa tidak pasarnya nanti. Kalau saya ingin pas ketika pindah ke pasar bisa ramai pembeli,” ungkapnya. (abdi/hm16)

 

 

Related Articles

Latest Articles