Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Pemudik Angkutan Umum Naik Hampir 11 Persen Jelang Lebaran 2026

Mistar.idRabu, 18 Maret 2026 21.38
journalist-avatar-top
pemudik_angkutan_umum_naik_hampir_11_persen_jelang_lebaran_2026_

Pemudik angkutan umum Lebaran 2026. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menggunakan angkutan umum pada Lebaran 2026 mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026/1447 H, total penumpang sejak 13 hingga 17 Maret 2026 mencapai 6.251.806 orang.

Angka tersebut meningkat 10,98 persen dibandingkan periode yang sama pada Angkutan Lebaran 2025 yang tercatat sebanyak 5.633.141 penumpang.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Ernita Titis Dewi, mengatakan lonjakan pergerakan penumpang pada H-8 hingga H-4 menunjukkan masyarakat mulai mudik lebih awal secara bersamaan. Hal ini juga dipengaruhi oleh dimulainya cuti bersama Hari Raya Nyepi pada 18 Maret 2026.

“Peningkatan ini mencerminkan masyarakat memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) serta cuti bersama untuk melakukan perjalanan lebih awal,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (18/3/2026).

Dari sisi moda transportasi, kereta api mencatat kenaikan tertinggi, yakni 15,67 persen dengan total 1.863.782 penumpang, naik dari 1.611.291 pada tahun sebelumnya.

Angkutan udara juga mengalami peningkatan sebesar 8,14 persen menjadi 1.424.872 penumpang, dibandingkan 1.317.557 pada 2025. Sementara itu, angkutan laut tumbuh 10,50 persen menjadi 527.535 penumpang dari sebelumnya 477.418.

Untuk angkutan penyeberangan, jumlah penumpang naik 11,27 persen menjadi 1.511.072 orang, sedangkan angkutan darat meningkat 6,41 persen menjadi 924.545 penumpang dibandingkan 868.839 tahun lalu.

Kementerian Perhubungan turut memberi perhatian pada sejumlah titik rawan kepadatan, seperti Pelabuhan Gilimanuk dan Bandara I Gusti Ngurah Rai, yang akan menghentikan operasional sementara saat perayaan Nyepi.

Selain itu, faktor cuaca dan kondisi geologi juga menjadi perhatian. Pada H-4, terpantau sebaran abu vulkanik dari Gunung Ibu di Halmahera dan Gunung Semeru yang sempat memengaruhi beberapa rute penerbangan, meskipun secara umum operasional transportasi tetap berjalan normal.

Kementerian Perhubungan mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dari operator transportasi serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna memastikan perjalanan mudik berjalan aman dan lancar.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN