Monday, July 20, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Pemerintah akan Naikkan Produksi Ayam di 2026, Cokelat-Kopi Dihilirisasi

Mistar.idRabu, 31 Desember 2025 pukul 15.23 WIB
pemerintah_akan_naikkan_produksi_ayam_di_2026_cokelatkopi_dihilirisasi_

Ilustrasi. (foto: Getty Images/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Pemerintah akan melakukan hilirisasi setelah tahun ini dapat mencapai swasembada beras dan jagung pada tahun 2026. Komoditas yang dilakukan hilirisasi itu meliputi cokelat, tebu, kopi hingga mete.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, mengatakan pada 2025 pemerintah memang fokus swasembada. "Nah tahun 2026 yang sudah tercapai dipertahankan, tetapi menunya ditambah dengan hilirisasi komoditi perkebunan tebu, ada coklat, ada kopi, ada mete," ujarnya, Rabu (31/12/2025).

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan untuk Makan Bergizi Gratis (MBG), produksi daging ayam, telur ayam dan susu akan ditingkatkan. Peningkatan ini dilakukan dengan membangun peternakan terintegrasi yang utamanya memenuhi pakan ternak.

"Termasuk bagaimana merevitalisasi peningkatan produksi sektor protein yaitu ayam dan telur dan juga susu. Khususnya untuk memenuhi kebutuhan MBG. Karena tahun depan ini kan diprediksi 80 sekian juta orang akan dapat MBG dan itu kan ada kebutuhan besar terhadap protein. Karena memang fokus dari MBG ini kan pemenuhan protein yang cukup," katanya.

Sebelumnya, Sudaryono mengungkapkan, tahun depan pemerintah fokus untuk hilirisasi sejumlah komoditas perkebunan. Untuk melakukan itu, dibutuhkan program peremajaan.

"Nah tahun depan itu ada dua program utama besar yaitu adalah hilirisasi perkebunan dan peningkatan produksi peternakan," ucapnya beberapa waktu lalu.

Adapun komoditas perkebunan yang dimaksud mulai dari karet, kakao (cokelat), kopi, teh, lada, tebu, kelapa, pala, tembakau, dan cengkeh. Anggaran sebesar Rp9 triliun disiapkan untuk peremajaan yang akan dilakukan selama 3 tahun.

Setelah peremajaan, hilirisasi komoditas tersebut digenjot. Ia meyakini akan dilakukan pembangunan pabrik untuk sejumlah komoditas tersebut. Pemerintah akan menggandeng BUMN dan swasta untuk berinvestasi.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN