Nama Saham Indonesia yang Dikeluarkan dari MSCI

MSCI. (Foto: IDN/Mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan hasil peninjauan berkala (rebalancing) terhadap sejumlah saham Indonesia dalam indeksnya. Dalam evaluasi terbaru ini, beberapa emiten mengalami perubahan klasifikasi, mulai dari penurunan kategori hingga dikeluarkan dari indeks.
Berdasarkan keterangan resmi MSCI, Jumat (13/2/2026), saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang berada di bawah Grup Salim diturunkan dari Global Standard Indexes ke Small Cap Indexes.
Selain itu, dua emiten Indonesia dicoret dari kategori Small Cap Indexes. Pertama, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), perusahaan milik pengusaha Surabaya, Hermanto Tanoko. Kedua, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES).
Perubahan tersebut berlaku efektif setelah penutupan perdagangan 27 Februari dan mulai diterapkan pada 2 Maret 2026.
Secara umum, dalam tinjauan indeks Februari ini MSCI menetapkan sejumlah kebijakan tambahan untuk saham Indonesia. Di antaranya pembekuan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS).
Selain itu, MSCI juga membekukan penambahan konstituen baru ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI), serta menangguhkan perpindahan naik antarsegmen ukuran indeks, termasuk dari Small Cap ke Standard.
Dalam pengumumannya, MSCI menyatakan langkah tersebut bertujuan menekan perputaran indeks (index turnover) dan meminimalkan risiko terkait aspek kelayakan investasi (investability). Kebijakan ini juga dimaksudkan memberi ruang bagi otoritas pasar Indonesia untuk meningkatkan transparansi.
Apabila hingga Mei 2026 tidak terdapat perbaikan yang dinilai memadai, MSCI akan kembali mengevaluasi status akses pasar Indonesia. Evaluasi itu mencakup kemungkinan penurunan bobot saham Indonesia dalam Indeks Pasar Emerging MSCI, serta potensi perubahan klasifikasi Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market. (hm20)























