KOSPI Anjlok Lebih dari 8 Persen, Bursa Korea Selatan Aktifkan Circuit Breaker

Grafik kondisi KOSPI anjlok lebih dari 8 persen (Foto: Reuters)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Pasar saham Korea Selatan mengalami tekanan hebat pada perdagangan Senin (8/6/2026) setelah indeks acuan KOSPI merosot lebih dari 8 persen. Penurunan tajam tersebut memaksa Korea Exchange mengaktifkan mekanisme circuit breaker dan menghentikan perdagangan saham untuk sementara waktu.
Pada awal sesi perdagangan, indeks KOSPI sempat anjlok hingga 8,8 persen ke level 7.442,73. Kondisi ini memicu Circuit Breaker Level 1 yang menyebabkan perdagangan saham dihentikan selama 20 menit.
Setelah perdagangan kembali dibuka, KOSPI masih berada di zona merah dengan penurunan sekitar 8,4 persen dan bergerak di kisaran level 7.400.
Saham Semikonduktor Jadi Pemicu Utama
Tekanan besar di pasar Korea Selatan terjadi setelah aksi jual saham teknologi dan semikonduktor global pada akhir pekan lalu. Sentimen negatif muncul menyusul proyeksi bisnis yang dianggap mengecewakan dari Broadcom Inc., salah satu perusahaan semikonduktor terbesar di dunia.
Akibatnya, Philadelphia Semiconductor Index (SOX) di Amerika Serikat turun lebih dari 10 persen, menjadi penurunan harian terbesar sejak Maret 2020.
Dampak pelemahan tersebut langsung terasa di Korea Selatan yang selama ini menjadi salah satu pusat industri semikonduktor global. Saham-saham unggulan sektor chip memimpin pelemahan pasar, termasuk Samsung Electronics dan SK Hynix yang mencatat penurunan signifikan pada awal perdagangan.
Ketegangan Timur Tengah Tambah Tekanan Pasar
Selain sentimen dari sektor teknologi, investor juga dibayangi meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kekhawatiran pasar meningkat setelah Iran dilaporkan meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel.
Situasi tersebut mendorong investor global mengalihkan dana dari aset berisiko menuju instrumen yang dianggap lebih aman. Ketidakpastian geopolitik juga memunculkan kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan ekonomi dunia, inflasi, serta potensi kenaikan harga energi.
KOSPI Tetap Jadi Salah Satu Bursa Terbaik Tahun Ini
Meski mengalami koreksi tajam, KOSPI sebelumnya termasuk salah satu indeks saham dengan performa terbaik di dunia sepanjang 2026. Reli pasar didorong oleh meningkatnya optimisme terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan permintaan chip berteknologi tinggi.
Menariknya, di tengah tekanan pasar, Nvidia baru saja mengumumkan kerja sama strategis dengan sejumlah perusahaan Korea Selatan, termasuk SK Hynix, Naver, dan Doosan. Kemitraan tersebut bertujuan mengembangkan pusat data AI dan fasilitas produksi kecerdasan buatan di Korea Selatan.
Namun, sentimen positif tersebut belum mampu meredam kekhawatiran investor terhadap pelemahan sektor semikonduktor global dan meningkatnya risiko geopolitik yang saat ini membayangi pasar keuangan internasional.
Para pelaku pasar kini menantikan perkembangan lebih lanjut dari sektor teknologi global serta kondisi Timur Tengah yang berpotensi menentukan arah pergerakan pasar saham dalam beberapa pekan ke depan.
BERITA TERPOPULER




















