Friday, June 5, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Jelang Idul Fitri, Penjualan Parcel di Kisaran Asahan Meningkat Tajam

Mistar.idMinggu, 8 Maret 2026 13.38
journalist-avatar-top
PR
jelang_idul_fitri_penjualan_parcel_di_kisaran_asahan_meningkat_tajam

Pedagang parcel di Kisaran mulai banyak pesanan jelang lebaran. (foto: Perdana / Mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, aktivitas penjualan parcel di Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Sejumlah pedagang parcel mengaku mulai kebanjiran pesanan dari masyarakat yang ingin memberikan bingkisan kepada keluarga, kerabat, hingga rekan kerja sebagai bentuk silaturahmi saat Lebaran.

Kepada Mistar.id, Bustami (45), salah satu pedagang parcel sekaligus pemilik toko Vin & Wen di Jalan Imam Bonjol, Kisaran, mengatakan permintaan parcel mulai meningkat sejak memasuki pertengahan bulan Ramadan. Berbagai jenis paket bingkisan yang berisi makanan ringan, minuman, hingga kebutuhan rumah tangga menjadi pilihan favorit masyarakat.

“Biasanya pesanan mulai ramai sekitar dua minggu sebelum Lebaran. Banyak yang memesan untuk keluarga, kantor, atau diberikan kepada relasi,” ujar Bustami, pedagang parcel di kawasan pusat perbelanjaan Kisaran, Minggu (8/3/2026).

Parcel Lebaran sendiri sudah menjadi tradisi tahunan yang identik dengan momen Idul Fitri. Selain sebagai hadiah, bingkisan tersebut juga menjadi simbol perhatian serta cara untuk mempererat hubungan dengan orang-orang terdekat.

Di sejumlah toko, pedagang menyediakan berbagai pilihan parcel dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp75 ribu hingga Rp500 ribu untuk parcel premium yang berisi produk-produk makanan impor dan perlengkapan rumah tangga.

Selain dijual secara langsung di toko, sebagian pedagang juga mulai memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk mereka. Cara ini dinilai cukup efektif untuk menjangkau lebih banyak pembeli, terutama dari kalangan perusahaan maupun instansi yang biasanya memesan parcel dalam jumlah besar.

Bustami mengatakan pesanan parcel tahun ini diperkirakan akan terus meningkat hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri. Bahkan, beberapa pelanggan sudah melakukan pemesanan jauh hari sebelumnya untuk memastikan ketersediaan paket yang diinginkan.

“Kalau sudah mendekati Lebaran biasanya pesanan semakin banyak. Makanya kami sudah menyiapkan stok sejak awal Ramadan,” katanya.

Dengan meningkatnya permintaan tersebut, pedagang berharap penjualan parcel tahun ini dapat memberikan dampak positif bagi usaha mereka. Momentum Ramadan dan Idul Fitri memang menjadi salah satu periode paling ramai bagi pelaku usaha parcel.

Selain memberikan keuntungan bagi pedagang, tradisi berbagi parcel juga menjadi bagian dari budaya masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan keluarga, sahabat, maupun rekan kerja.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN