IHSG Diproyeksi Menguat, Analis Soroti Level Resistance dan Rekomendasi Saham

Ilustrasi. (Foto: Antara)
Jakarta, MISTAR.ID
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (20/11/2025) setelah menembus level teknikal penting pada sesi sebelumnya. IHSG ditutup di posisi 8.406 pada Rabu (19/11/2025), naik 44,65 poin atau 0,53 persen.
Founder WH-Project, William Hartanto, menilai pergerakan IHSG kembali memasuki tren naik setelah berhasil melewati level 8.361 dan resistance 8.400.
Ia menyebut rotasi sektor menuju saham perbankan, didorong akumulasi beli investor asing sejak akhir Oktober, menjadi salah satu pendorong penguatan indeks.
Menurut William, keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di 4,75 persen tidak memberikan dampak signifikan pada pasar. “Tidak terjadi gejolak pada perdagangan saham setelah rilis tersebut,” ujarnya dalam riset hariannya.
Baca Juga: Erick Thohir Ambil Alih Saham Oxford United
William memproyeksikan IHSG bergerak dalam rentang support 8.361 dan resistance 8.429. Ia merekomendasikan saham BUMI, COIN, RAJA, dan RATU.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, melihat peluang IHSG menguji resistance 8.452 selama indeks bertahan di atas support Fibonacci 8.354. Namun, jika level tersebut ditembus, koreksi berpotensi berlanjut menuju 8.312 hingga 8.255.
“Penembusan di bawah 8.354 dapat memicu koreksi yang lebih dalam,” kata Ivan. Ia memprediksi pergerakan indeks berada pada level support 8.312, 8.255, 8.163, dan 8.061 serta resistance 8.453, 8.486, 8.595, dan 8.703. Ivan merekomendasikan saham AADI, JPFA, KLBF, MEDC, dan UNVR.
Berdasarkan data RTI Infokom, total transaksi pada penutupan Rabu mencapai Rp29,34 triliun dengan volume perdagangan 44,02 miliar saham. Sebanyak 335 saham menguat, 285 melemah, dan 191 stagnan. (hm25)






















