Tuesday, June 9, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Harga Bahan Pokok di Pangururan Fluktuatif Sepanjang April 2026, Cabai dan Tomat Melonjak di Akhir Bulan

Mistar.idRabu, 22 April 2026 16.04
journalist-avatar-top
PS
harga_bahan_pokok_di_pangururan_fluktuatif_sepanjang_april_2026_cabai_dan_tomat_melonjak_di_akhir_bulan

Aktivitas pedagang bahan pokok di pasar Pangururan, Rabu (22/4/2026). (foto:pangihutan/mistar)

news_banner

Samosir, MISTAR.ID

Pergerakan harga bahan pokok di Pasar Pangururan sepanjang April 2026 menunjukkan pola fluktuatif pada sejumlah komoditas, sementara sebagian lainnya terpantau tetap atau tidak mengalami perubahan harga selama periode pemantauan pada 1, 8, 15, dan 22 April 2026.

Pada 1 April 2026, harga awal sejumlah komoditas tercatat, di antaranya tomat Rp10.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp20.000 per kilogram, cabai rawit hijau Rp20.000 per kilogram, jeruk lokal Rp15.000 per kilogram, dan bawang merah lokal Rp40.000 per kilogram. Selain itu, ikan kembung berada di Rp60.000 per kilogram, daging ayam broiler Rp48.000 per kilogram, serta gula pasir Rp19.500 per kilogram.

Memasuki 8 April 2026, perubahan harga masih terbatas. Tomat naik menjadi Rp11.000 per kilogram, sedangkan bawang merah lokal turun menjadi Rp38.000 per kilogram. Adapun komoditas yang tidak mengalami perubahan harga pada periode ini antara lain cabai merah keriting dan cabai rawit hijau tetap Rp20.000 per kilogram, jeruk lokal tetap Rp15.000 per kilogram, ikan kembung tetap Rp60.000 per kilogram, daging ayam broiler tetap Rp48.000 per kilogram, serta gula pasir tetap Rp19.500 per kilogram.

Pada 15 April 2026, fluktuasi mulai terlihat. Cabai merah keriting turun dari Rp20.000 menjadi Rp18.000 per kilogram, diikuti cabai rawit hijau dari Rp20.000 menjadi Rp18.000 per kilogram. Jeruk lokal naik dari Rp15.000 menjadi Rp18.000 per kilogram, sementara bawang merah lokal kembali turun dari Rp38.000 menjadi Rp35.000 per kilogram. Sementara itu, komoditas yang tidak mengalami perubahan harga pada periode ini meliputi tomat tetap Rp11.000 per kilogram, ikan kembung tetap Rp60.000 per kilogram, serta gula pasir tetap Rp19.500 per kilogram. Daging ayam broiler turun menjadi Rp46.000 per kilogram.

Memasuki 22 April 2026, terjadi lonjakan harga pada sejumlah komoditas hortikultura. Tomat naik dari Rp11.000 menjadi Rp15.000 per kilogram. Cabai merah keriting melonjak dari Rp18.000 menjadi Rp25.000 per kilogram. Cabai rawit hijau naik kembali dari Rp18.000 menjadi Rp20.000 per kilogram, dan jeruk lokal meningkat dari Rp18.000 menjadi Rp20.000 per kilogram.

Sebaliknya, beberapa komoditas mengalami penurunan harga pada periode ini. Bawang merah lokal turun dari Rp35.000 menjadi Rp32.000 per kilogram. Ikan kembung turun dari Rp60.000 menjadi Rp55.000 per kilogram. Daging ayam broiler kembali turun dari Rp46.000 menjadi Rp45.000 per kilogram, dan gula pasir turun tipis dari Rp19.500 menjadi Rp19.000 per kilogram.

Sementara itu, terdapat sejumlah bahan pokok yang tidak mengalami perubahan harga selama seluruh periode pemantauan (1–22 April 2026), yaitu beras premium sekitar Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp13.000 per kilogram, telur ayam ras Rp28.000 per kilogram, telur ayam kampung Rp50.000 per kilogram, tahu sekitar Rp10.000 per papan, tempe Rp10.000 per papan, susu kental manis Rp12.000 per kaleng, ikan tongkol Rp40.000 per kilogram, ikan teri sekitar Rp90.000 per kilogram, dan bawang putih Rp40.000 per kilogram.

Selain itu, minyak goreng, baik jenis premium maupun Minyakita, tercatat mengalami kenaikan bertahap pada pertengahan hingga akhir bulan dengan kisaran kenaikan sekitar Rp1.000.

Secara keseluruhan, perkembangan harga bahan pokok di Pangururan selama April 2026 menunjukkan kenaikan signifikan pada akhir bulan, terutama pada cabai dan tomat.

Sementara itu, beberapa komoditas lain mengalami penurunan bertahap, dan sebagian kebutuhan pokok utama tetap stabil tanpa perubahan harga sepanjang periode pemantauan. Kondisi ini mengindikasikan pasokan relatif terjaga meskipun terjadi tekanan pada komoditas tertentu.

Kabid Perdagangan Dinas Perindag Pemkab Samosir, Elman Silalahi, mengatakan pasokan dan stok kebutuhan pokok sampai saat ini memadai. Ia juga menjelaskan saat ini harga termasuk stabil, tidak ada kenaikan atau penurunan yang signifikan.

Selain itu, kata Elman, pemantauan harga kebutuhan pokok terus dilaksanakan guna menjaga kestabilan harga. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN