Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Gerakan Pangan Murah Simalungun Diserbu Warga di Parapat, Harga Beras hingga Minyak Lebih Hemat

Mistar.idJumat, 20 Februari 2026 pukul 16.19 WIB
gerakan_pangan_murah_simalungun_diserbu_warga_di_parapat_harga_beras_hingga_minyak_lebih_hemat

Warga memadati lokasi Gerakan Pangan Murah di RTP Pantai Bebas Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Simalungun. (foto:istimewa/mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID

Memasuki hari kedua bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, ratusan warga memadati lokasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dishanpangkan) di Kota Wisata Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Jumat (20/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas, Kelurahan Parapat, tersebut menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.

Sejak dibuka, masyarakat tampak antusias mengantre untuk mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Sejumlah komoditas yang disediakan antara lain beras SPHP 5 kilogram seharga Rp58.000, gula pasir Rp17.000 per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp15.500 per liter, minyak goreng Fortune Rp15.000 per liter, serta tepung terigu Rp9.000 per kilogram.

Kepala Dishanpangkan Simalungun, Pardomuan Sijabat, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah meningkatnya konsumsi rumah tangga.

"Melalui kegiatan ini, pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, terutama di momentum Ramadan yang biasanya diikuti kenaikan permintaan kebutuhan pokok," ujarnya saat dikonfirmasi Mistar melalui seluler.

Pardomuan menambahkan, kegiatan serupa akan dilakukan di beberapa kecamatan lainnya.

Sementara itu, Camat Girsang Sipangan Bolon, Victor Saragih, menyampaikan bahwa tingginya animo masyarakat menunjukkan program tersebut sangat dibutuhkan, khususnya bagi warga yang terdampak fluktuasi harga bahan pokok.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," katanya.

Salah seorang warga Parapat, R Sirait, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. "Kalau beli di warung atau pasar, harga beras dan minyak sudah naik. Di sini lebih hemat, apalagi kebutuhan selama puasa meningkat," ujarnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Andi Siregar, yang berharap Gerakan Pangan Murah dapat digelar secara rutin. "Program seperti ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Semoga bisa terus diadakan," ucapnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN