Dana Tambahan Bencana Sumatra Rp10,65 Triliun Dikucurkan Pekan Depan

Satu unit mobil dihantam banjir bandang hingga mengenai fasilitas umum dan Masjid di Huta Godang dan Garoga Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Kemenkeu menyebut dana tambahan pemulihan bencana untuk Sumatra akan dikucurkan pekan depan. (foto: Iqbal/mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan tambahan dana Rp10,65 triliun untuk tiga wilayah Sumatra yang terdampak bencana banjir akan dikucurkan mulai pekan depan. Semuanya akan diberikan tanpa syarat salur.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan penambahan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) ini untuk memastikan pemulihan wilayah terdampak bisa terus dilakukan.
"Pemerintah telah menyiapkan tambahan alokasi transfer ke daerah Rp10,65 triliun untuk wilayah Aceh, Sumut dan Sumbar yang akan mulai dicairkan bertahap akhir bulan Februari ini. Jadi minggu depan," ujarnya saat konferensi pers, Senin (23/2/2026).
Berdasarkan data Kemenkeu, penambahan TKD sebesar Rp10,65 triliun tersebut diberikan untuk 67 daerah di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).
"Mulai minggu depan daerah terdampak bencana akan mulai mendapatkan tambahan transfer ke daerahnya di atas dari yang sifatnya reguler," tuturnya.
Secara keseluruhan, TKD telah tersalurkan sebesar Rp95,3 triliun hingga akhir Januari 2026. Angka ini naik 0,6 persen dibandingkan realisasi Januari 2025 yang sebesar Rp94,7 triliun.
Menurut Suahasil, sebagian dana TKD belum dilakukan penyaluran seperti DAK Fisik, Hibah dan Otsus dikarenakan belum terpenuhinya penyampaian persyaratan salur dari pemerintah daerah (pemda)-nya masing-masing.
"Jadi penyaluran TKD Januari didorong oleh relaksasi penyaluran untuk daerah bencana di Sumatera yang tanpa syarat salur," ucapnya.
Kemenkeu mencatat, TKD juga diberikan untuk mendukung gaji bagi 4,3 juta ASN daerah, BOS untuk 42,3 juta siswa, BOP Paud untuk 5,8 juta peserta dirik, hingga tunjangan guru ASN daerah untuk 616 ribu peserta didik.
PREVIOUS ARTICLE
Januari 2026, Uang Beredar RI Naik Jadi Rp10.117,8 Triliun















