Bank BJB Batalkan Pengangkatan Komisaris dan Direktur, RUPSLB Digelar 1 Desember

Bank BJB. (foto:bankbjb/mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (BJBR) atau Bank BJB mengumumkan pembatalan pengangkatan dua komisaris dan satu direktur yang sebelumnya telah ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada April 2025.
Pembatalan tersebut akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Desember 2025 mendatang.
“Mata acara: Pembatalan pengangkatan Komisaris Utama, Komisaris Independen, dan Direktur Kepatuhan Perseroan,” tulis Bank BJB dalam pengumuman resmi rencana RUPSLB, dikutip Senin (10/11/2025).
Pembatalan Sesuai Surat OJK
Bank BJB menyebutkan bahwa keputusan pembatalan ini merupakan tindak lanjut dari surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bernomor SR-294/PB.02/2025, SR-356/PB.02/2025, dan S-338/KO.12/2025.
Langkah tersebut sekaligus membatalkan hasil RUPSLB Bank BJB sebelumnya yang telah menetapkan jajaran pengurus baru.
Sebelumnya, pemegang saham Bank BJB telah menunjuk Mardigu Wowiek Prasantyo (Bossman Mardigu) sebagai Komisaris Utama Independen, Helmy Yahya sebagai Komisaris Independen, dan Joko Hartono Kalisman sebagai Direktur Kepatuhan.
Ketiganya diangkat melalui RUPST Bank BJB yang digelar secara hybrid di Menara Bank BJB, Bandung, pada Rabu (16/4/2025) lalu.
Proses Fit and Proper Test oleh OJK
Usai pengangkatan tersebut, ketiga pejabat baru Bank BJB wajib menjalani fit and proper test atau penilaian kemampuan dan kepatutan (PKK) oleh OJK. Hanya jika dinyatakan lulus, mereka dapat resmi menjabat posisi yang telah ditetapkan.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa proses PKK dilakukan secara fair, objektif, dan akuntabel.
“Tujuan fit and proper test adalah menjaga integritas dan profesionalisme manajemen perbankan,” ujarnya kepada CNBC Indonesia (8/5/2025).
Dian menambahkan, bank bukan hanya mengelola uang pemegang saham, melainkan juga dana masyarakat. Karena itu, pimpinan lembaga keuangan wajib memenuhi standar profesionalisme dan integritas tinggi untuk menjaga kepercayaan publik serta kontribusi terhadap ekonomi nasional.
Profil Singkat Para Calon Pengurus
Mardigu Wowiek Prasantyo
Dikenal sebagai pengusaha dan tokoh publik dengan julukan “Bossman Sontoloyo”, Mardigu kerap menjadi sorotan warganet karena pandangannya mengenai geopolitik dan ekonomi global.
Ia juga dikenal sebagai penggiat hipnoterapi serta pernah mencetuskan ide Rupiah Digital (e-Rupiah) dan cryptocurrency Cyronium, meski sempat mendapat peringatan dari Bank Indonesia (BI) dan OJK.
Namun, pada tahun 2022, perusahaannya PT Santara Daya Inspiratama (Santara) sempat dilarang melakukan penawaran efek oleh OJK karena dugaan pelanggaran di bidang pasar modal.
Helmy Yahya
Presenter dan mantan Direktur Utama TVRI ini sebelumnya juga dipercaya sebagai Komisaris Independen Bank BJB. Dikenal dengan reputasinya di bidang media dan manajemen, Helmy disebut memiliki integritas dan pengalaman yang dibutuhkan di dunia korporasi.
Joko Hartono Kalisman
Joko telah lama berkarier di lingkungan Bank BJB. Ia pernah menjabat sebagai Pemimpin Divisi KPR & KKB, Pemimpin Satuan Kerja Audit Internal, serta Pemimpin Divisi Kredit Konsumer sejak 2024.
Dalam RUPST Tahun Buku 2024, Bank BJB mengangkat enam komisaris baru dan enam direksi. Rapat ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah, serta 27 kepala daerah lainnya.
Dedi menegaskan bahwa seluruh pengangkatan dilakukan berdasarkan aspek profesionalisme, bukan politik.
“Saya tidak mengenal pribadi mereka. Penunjukan dilakukan berdasarkan rekam jejak profesional dan pengalaman di bidang ekonomi dan keuangan,” ujar Dedi.
Dalam rapat yang sama, pemegang saham juga menyetujui pembagian dividen sebesar Rp896,95 miliar atau setara Rp85,25 per lembar saham.
Jumlah tersebut mencakup 65,50% dari laba bersih Bank BJB Tahun Buku 2024, yang mencapai Rp1,36 triliun.
Manajemen Bank BJB menyatakan bahwa kebijakan dividen tersebut mencerminkan kinerja keuangan yang solid serta kemampuan perusahaan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham. (hm16)
PREVIOUS ARTICLE
Harga Cabai Merah di Pematangsiantar Stagnan Rp44.000 per Kg





















