Friday, June 5, 2026
home_banner_first
EDUKASI

Isra Mi’raj 2026: 16 Januari 1447 H, Makna, Sejarah, dan Pesan Spiritual Nabi Muhammad SAW

Mistar.idKamis, 15 Januari 2026 09.49
journalist-avatar-top
isra_miraj_2026_16_januari_1447_h_makna_sejarah_dan_pesan_spiritual_nabi_muhammad_saw

Isra Mi’raj 2026 (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Isra Mi’raj menjadi salah satu peristiwa paling agung dalam sejarah Islam. Tahun 2026, peringatan ini jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026, bertepatan dengan 27 Rajab 1447 Hijriah, sekaligus menjadi hari libur nasional di Indonesia. Momen ini menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk merenungi perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu menembus langit hingga Sidratul Muntaha, di mana perintah salat lima waktu diturunkan.

Kapan Isra Mi’raj 2026 Terjadi?

Peringatan Isra Mi’raj 2026 resmi ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI pada 16 Januari 2026, yang juga menjadi tanggal merah nasional melalui SKB Tiga Menteri. Karena bertepatan dengan hari Jumat, masyarakat dapat menikmati long weekend hingga Minggu, 18 Januari 2026.

Di momen ini, umat Islam biasanya mengikuti pengajian, ceramah, atau kegiatan dakwah di masjid, serta memperdalam makna spiritual perjalanan Nabi Muhammad SAW bersama keluarga.

Makna Singkat Isra dan Mi’raj

Peristiwa Isra Mi’raj terdiri dari dua tahap:

  1. Isra – Perjalanan malam Nabi dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem menggunakan tunggangan langit Buraq. Nabi Muhammad SAW menjadi imam salat bagi para nabi terdahulu sebagai simbol kepemimpinan spiritual.
  2. Mi’raj – Kenaikan Nabi ke langit ketujuh, bertemu para nabi seperti Adam, Isa, Idris, Musa, dan Ibrahim. Di sinilah perintah salat lima waktu diturunkan, awalnya 50 kali sehari, kemudian dikurangi menjadi lima kali sehari atas saran Nabi Musa.

Isra Mi’raj terjadi pada masa ‘Amul Huzn’ (Tahun Kesedihan) ketika Nabi kehilangan istri, Siti Khadijah, dan pamannya, Abu Thalib, sebagai bentuk penghiburan dari Allah SWT dan penguatan iman Nabi.

Sejarah Singkat Peristiwa Isra Mi’raj

Perjalanan dimulai saat Malaikat Jibril membangunkan Nabi Muhammad SAW, membersihkan hati beliau dengan air zamzam, lalu membawanya menunggang Buraq ke Masjidil Aqsa.

Dari sana, Nabi naik ke langit bertemu para nabi terdahulu dan akhirnya mencapai Sidratul Muntaha, berdialog langsung dengan Allah SWT. Perjalanan satu malam ini menjadi simbol mukjizat, menunjukkan bahwa keimanan dan ketaatan kepada Allah adalah kunci mencapai kedekatan spiritual.

Hikmah dan Pesan Moral Isra Mi’raj

Isra Mi’raj menyimpan banyak pelajaran berharga:

  1. Salat sebagai tiang agama – Mengajarkan pentingnya shalat sebagai komunikasi langsung antara hamba dan Allah SWT.
  2. Kesabaran dan keteguhan iman – Nabi Muhammad SAW tetap tegar menghadapi masa sulit sebelum Isra Mi’raj, menjadi teladan bagi umat.
  3. Kehidupan penuh keberkahan – Setiap kesedihan akan diganti kemuliaan jika kita tetap beriman, bersabar, dan bersyukur.
  4. Ketaatan dan keikhlasan – Isra Mi’raj menunjukkan bahwa kedekatan spiritual dengan Allah hanya dicapai melalui ibadah dan kesungguhan hati.

Isra Mi’raj 2026 menjadi momen refleksi bagi umat Muslim untuk memperkuat iman, meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, dan menjaga kualitas ibadah sehari-hari. Peringatan ini bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi juga menguatkan hubungan spiritual dengan Allah SWT. (Liputan6)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN