Tuesday, July 14, 2026
home_banner_first
EDUKASI

Fosil Penguin Purba Raksasa Ditemukan

Mistar.idSabtu, 3 Januari 2026 pukul 05.00 WIB
fosil_penguin_purba_raksasa_ditemukan

Penguin. (Foto: BBC)

news_banner

Wellington, MISTAR.ID

Para ilmuwan mengungkap penemuan fosil penguin purba raksasa bernama Kumimanu biceae di Selandia Baru. Ukurannya bahkan melampaui tinggi manusia dewasa. Spesies ini diperkirakan hidup sekitar 56–60 juta tahun lalu, tidak lama setelah punahnya dinosaurus non-unggas. Penemuan tersebut mengubah pandangan ilmuwan tentang batas maksimum ukuran tubuh burung laut pada fase awal evolusi penguin.

Fosil Kumimanu biceae ditemukan di Pulau Selatan, Selandia Baru. Berdasarkan analisis, penguin raksasa ini diperkirakan memiliki tinggi sekitar 1,77 meter saat berdiri dengan bobot lebih dari 100 kilogram. Ukuran tersebut jauh lebih besar dibandingkan penguin kaisar, spesies penguin terbesar yang masih hidup saat ini, yang tingginya sekitar 1,2 meter dengan berat 30–45 kilogram.

Nama Kumimanu berasal dari bahasa Māori yang berarti “burung monster laut”, merujuk pada posturnya yang luar biasa besar dibandingkan burung laut purba lainnya. Para paleontolog menduga ukuran raksasa ini muncul sebagai hasil tekanan evolusi di lautan purba, ketika predator besar seperti reptil laut telah punah, sehingga membuka ruang ekologis bagi burung laut berukuran besar.

Perbandingan dengan temuan fosil penguin lain menunjukkan bahwa beberapa spesimen Kumimanu memiliki tulang paha (femur) yang lebih panjang daripada semua fosil penguin lain yang ditemukan dalam kondisi relatif utuh. Hal ini menjadi indikator kuat besarnya ukuran tubuh penguin tersebut saat masih hidup.

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Nature Communications, tim peneliti menyebut K. biceae sebagai salah satu penguin terbesar yang pernah diketahui berdasarkan fosil dengan bagian kerangka yang masih signifikan, meskipun tidak menutup kemungkinan adanya spesies lain yang berukuran lebih besar.

Penelitian yang dipimpin oleh Gerald Mayr dari Senckenberg Research Institute and Natural History Museum itu juga menunjukkan bahwa fenomena gigantisme pada penguin sudah muncul sangat awal, segera setelah nenek moyang penguin kehilangan kemampuan terbang dan beradaptasi sebagai penyelam laut.

Penemuan Kumimanu biceae memberi gambaran penting tentang bagaimana ukuran tubuh ekstrem dapat berevolusi dalam garis keturunan penguin purba. Keberadaan makhluk laut seukuran manusia hanya beberapa juta tahun setelah kepunahan dinosaurus memberikan petunjuk berharga tentang proses evolusi hewan laut besar di ekosistem pascakepunahan massal. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN