Pulih Pasca-Banjir, Kelompok Tani Binaan Pertamina EP Rantau Panen Cabai Bersama Wakil Bupati Aceh Tamiang

Kelompok Tani Tunas Muda binaan Pertamina EP Rantau Field panen cabai perdana pascabanjir besar akhir tahun lalu. Kegiatan panen cabai di lahan seluas 1,8 hektar ini merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pelibatan Masyarakat (PPM) dalam mendukung ketahanan pangan lokal dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di wilayah operasional. (foto:dokumen Pertamina EP Rantau/Mistar)
Aceh Tamiang, MISTAR.ID (2/10/2026) - Kelompok Tani Tunas Muda binaan Pertamina EP Rantau Field pada Selasa (29/9/2026) menggelar kegiatan panen cabai perdana pasca-diterjang bencana banjir besar tahun lalu. Pada lahan seluas 1,8 hektare yang terletak di Kampung Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, ini dibantu pemulihannya oleh Pertamina lewat Program Pengembangan dan Pelibatan Masyarakat (PPM).
Kegiatan panen cabai ini turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, Pjs. Field Manager Pertamina EP Rantau Field, Wiratno Selo Adi, dan Plt. Kadis Pertanian Aceh Tamiang, Irwan Hadi. Sinergi bersama stakeholder menjadi simbol komitmen dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi di Kabupaten Aceh Tamiang.
Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, menyampaikan apresiasi terhadap kelompok tani karena pulih lebih cepat pasca-banjir yang melanda Aceh Tamiang. Apalagi dalam proses pemulihan ini, Pertamina EP Rantau Field memberikan bantuan antara lain restorasi lahan, sarana produksi pertanian, 6.000 bibit cabai, serta 500 bibit tomat.
"Kami sangat mengapresiasi dukungan dari seluruh pihak, khususnya Pertamina EP Rantau Field karena sudah melakukan pembinaan terhadap kelompok tani. Kami percaya pertanian menjadi kunci ketahanan pangan dan perbaikan lingkungan," ujarnya.
Sementara itu, Pjs. Field Manager Pertamina EP Rantau, Wiratno Selo Adi, menuturkan, sektor pertanian merupakan bagian penting untuk dipulihkan pasca-bencana banjir. Sebab, tidak sedikit masyarakat menggantungkan hidup dari lahan pertanian.
"Pertanian menjadi sektor penting yang diprioritaskan untuk recovery masyarakat di sekitar wilayah operasi. Besar harapan agar dukungan kami dapat bermanfaat untuk keberlangsungan hidup para penyintas banjir," katanya.

Keterangan gambar: Kegiatan panen cabai di lahan seluas 1,8 hektar ini merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pelibatan Masyarakat (PPM) dalam mendukung ketahanan pangan lokal dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di wilayah operasional. (foto:dokumen Pertamina EP Rantau/Mistar)
Ia menambahkan, PEP Rantau yang merupakan bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 1 (PHR Zona 1) senantiasa berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam pengembangan PPM yang inovatif dan berkelanjutan. Melalui program ini, para petani binaan PEP Rantau Field bisa kembali memperoleh sumber pendapatan serta keselarasan dengan program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan di wilayah operasional.
Tentang Pertamina EP Field Rantau
PT Pertamina EP Field Rantau merupakan salah satu wilayah kerja di bawah Pertamina Hulu Rokan Zona 1 yang menjalankan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di Provinsi Aceh dan Provinsi Sumut. Kegiatan operasional PEP Rantau berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatra Bagian Utara (Sumbagut). Area operasional PEP Rantau tersebar di dua kabupaten/kota yang mencakup empat kecamatan dan puluhan desa.
PEP Rantau menjalankan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang inovatif pada bidang ekonomi, sosial, lingkungan, dan tata kelola kelembagaan guna mendukung pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. (adv)
PREVIOUS ARTICLE
Jaring Antusiasme Menuju TEI 2026, Buyer dari 113 Negara dan 1.500 Ekshibitor Siap Berpartisipasi














































