15.9 C
New York
Wednesday, May 15, 2024

RSUD Porsea Miliki Alat Bedah Canggih dan Pasien Tak Perlu Cemas

Toba, MISTAR.ID

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Porsea, Kabupaten Toba secara resmi mengoperasikan alat bedah laparoskopi, pada Senin (22/4/24).

Ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan terhadap pasiennya, sehingga mengedepankan pelayanan, dan memudahkan sistem bedah invasif minimal atau keyhole surgery yang hanya dimiliki kabupaten ini di Tapanuli Raya seperti, Kabupaten Samosir, Tapanuli Utara (Taput) dan Humbang Hasundutan (Humbahas).

Disampaikan Direktur RSUD Porsea, Tommy Siahaan, harus mampu mengikuti kemajuan teknologi seperti bedah laparoskopi sangat jauh berbeda dengan bedah konvensional yang sering dilakukan selama ini. Laparoskopi bisa menghilangkan kecemasan dari pasien sebab minim sayatan saat pembedahan.

Baca juga:Bupati Toba Resmikan Radiologi Dental Panoramic di RSUD Porsea

“Di mana dapat mengoperasi apendiks (usus buntu), kantong empedu dan tindakan hernia untuk pasien,” ujarnya.

Lanjut dia, teknik bedah ini sangat pesat perkembangannya karena lebih efektif dari bedah konvensional, prosesnya pun menggunakan alat bantu monitor, kamera dan instrumen-instrumen khusus, sehingga dapat memantau kondisi perut pasien.

Untuk diketahui pasien, sistem bedah ini hanya membutuhkan 3 titik kecil sekitar 1 centimeter, sehingga rasa sakit akan jauh berkurang demikian juga pendarahannya.

Baca juga:Dunia Medis Berhutang Jasa Kepada 5 Penemu Alat Kesehatan Modern Berikut

Begitu juga bekas luka yang tidak kentara lebih minimal, serta pemulihan pasien lebih cepat, cukup dirawat 2 hari dan pemulihan 1 minggu pasien sudah dapat melakukan aktivitas.

Laparoskopi dapat digunakan prosedur pembedahan, mengangkat organ rusak yang digerogoti penyakit, serta mengeluarkan sampel jaringan organ untuk dilakukannya pemeriksaan lebih lanjut (biopsi).

Sambung Tommy, laparoskopi jelas memiliki keunggulan, tetapi membutuhkan biaya mahal dengan alat-alat yang digunakan, serta ada bagian-bagian hanya dapat digunakan sekali pakai.

Baca juga:ITS dan Dua Perusahaan Kembangkan 7 Alat Kesehatan Berteknologi Digital

“Kendati demikian pasien tidak perlu khawatir dengan pembenahan laparoskopi, Rumah Sakit (RS) tidak hanya melayani pasien umum saja, peserta BPJS Kesehatan juga mendapat pelayanan yang maksimal dalam pembedahan,” paparnya.

Bupati Toba, Poltak Sitorus sangat mengapresiasi keseriusan dari RSUD Porsea. RS milik Kabupaten Toba itu dinilai semakin serius menunjukkan kelasnya dengan melayani pasien sesuai dengan kemajuan teknologi, sehingga kesembuhan lebih maksimal dengan metode bedah laparoskopi.

“Melalui alat ini dipastikan masyarakat Toba secara khusus dan umumnya se-kawasan Danau Toba akan sangat terbantu, tidak perlu keluar kota untuk melakukan pembedahan laparoskopi berdampak hemat waktu dan biaya,” ungkap Poltak. (nimrot/hm16)

Related Articles

Latest Articles