1.1 C
New York
Monday, February 26, 2024

Pentingnya Cek Kesehatan Gigi Pada Ibu Hamil, Ini Alasannya

Medan, MISTAR.ID

Ibu hamil biasanya cenderung mengabaikan kesehatan gigi dan mulut. Padahal, hal ini tidak bisa dianggap remeh. Sebab, gigi dan mulut yang tidak sehat pada ibu hamil akan mempengaruhi tumbuh kembang janin.

Seperti yang dikatakan drg Tina Adriani MKes, Direktur dan Owner Klinik Gigi Graha Estetika dan Surveyor Lembaga Akreditasi Puskesmas Klinik dan Laboratorium Indonesia.

“Baiknya para ibu hamil memang memeriksakan kesehatan giginya secara berkala. Karena perawatan gigi dengan cara yang tepat pada ibu hamil boleh dilakukan dan hal ini untuk mengoptimalkan kesehatan rongga mulut juga kesehatan janin yakni kelainan kongenital dan mempengaruhi proses persalinan,” ujarnya, Rabu (29/11/23).

Dijelaskannya, ada beberapa masalah gigi yang sering terjadi pada ibu hamil pertama karies dentis (gigi berlubang), lalu peningkatan hormon progesteron sepanjang masa kehamilan yang menyebabkan penurunan level plasma bikarbonat yang menyebabkan penurunan PH Saliva, sehingga kondisi rongga mulut lebih asam.

“PH saliva adalah salah satu menjaga stabilitas enamel. Bila terjadi penurunan PH Saliva akan meningkatkan pertumbuhan bakteri kariogenik sehingga menyebabkan ibu hamil lebih mudah mengalami karies dentis tadi,” terangnya.

Baca Juga : Pentingnya Skrining HIV/AIDS Pada Ibu Hamil, Cegah Penularan ke Bayi

Masalah lain yakni gusi berdarah dan gigi goyang. Sekitar 30% ibu hamil mengalami inflamasi periodontal/peradangan gusi dan pembesaran gusi karena peningkatan hormon esterogen. Peradangan gusi yang hebat berkembang menjadi periodontitis dan dapat menyebabkan kegoyangan gigi.

“Nah, pada ibu hamil yang banyak makanan manis atau mengalami mual muntah yang berlebihan akan mudah mengalami pertumbuhan bakteri kariogenik disarankan untuk membatasi makanan yang manis dan menyikat gigi secara teratur mengandung pasta fluoride,” terangnya.

Pada ibu hamil trisemester ketiga atau pasca persalinan boleh mengunakan obat kumur dengan bahan xylitol dan chlorhexidine. Lakukan pemeriksaan diri ke fasilitas pelayanan gigi baik di Puskesmas atau klinik secara rutin untuk memantau ada tidaknya permasalahan gigi lainnya. (anita/hm24)

Related Articles

Latest Articles