13.9 C
New York
Friday, April 12, 2024

Kapolsek Purba Imbau Masyarakat Tidak Bakar Hutan untuk Buka Lahan

Simalungun, MISTAR.ID

Kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di Kabupaten Simalungun sudah sering terjadi dalam bulan terakhir. Teranyar, karhutla menghanguskan lahan seluas 15 rante di Nagori Hinalang, Kecamatan Purba.

Kapolsek Purba AKP M Sinaga mengatakan, Karhutla terdeteksi melalui Aplikasi Lancang Kuning. Selanjutnya, personel Polsek Purba, Babinsa Koramil 13 TR dan Gamot melaksanakan pengecekan ke titik api.

“Petugas kita melakukan pengecekan pada hari Selasa, 26 Maret 2024. Bhabinkamtibmas, Bripka Alwindo Sinaga, bersama Babinsa, Serda J Saragih, dan Gamot Nagori Hinalang, tiba di lokasi sesuai koordinat yang termonitor,” kata Kapolsek, Rabu (27/3/24).

Baca juga: Kebakaran di Kecamatan Purba Renggut Dua Nyawa Balita

Kata AKP Sinaga, saat tiba di lokasi, personel menemukan api telah padam. Atas hal itu, dia menegaskan komitmennya dalam mencegah karhutla di wilayah hukumnya.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai elemen masyarakat untuk mengedukasi dan mencegah tindakan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan,” kata M Sinaga.

Kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat dianggap vital dalam mencegah karhutla, terutama di musim kemarau.

Sinaga juga mengimbau para Gamot dan warga sekitar agar tidak lagi melakukan pembakaran sebagai cara membuka lahan baru.

Baca juga: Penebangan Kayu di Dolok Silau, DLH Simalungun Akan Temui Kementerian KLHK

“Kepada warga agar mempertimbangkan metode alternatif dalam pembukaan lahan yang menimbulkan risiko kebakaran dan dapat merugikan banyak pihak,” katanya.

Sementara itu, seorang aparat Desa Hinalang, Daniel Siregar mengatakan, pembakaran dilakukan oleh warga setempat dengan tujuan membuka lahan pertanian baru.

“Sepertinya dibakar warga untuk keperluan lahan pertanian, luasnya sekitar 15 rante,” kata Daniel. (Indra/hm22)

Related Articles

Latest Articles