Sehari Untung Rp4 Juta, Pengelola Kapal Wisata di Samosir Mengeluh


Kapal wisata di kawasan waterfront Pangururan Samosir depan rumah dinas bupati.(f: sembiring/ mistar)
Samosir, MISTAR. ID
Pengelola kapal wisata di kawasan waterfront Pangururan Kabupaten Samosir mengaku meraup keuntungan bersih Rp 4 juta per hari selama libur Lebaran 2025.
Meski begitu, pengelola kapal mengeluh karena penghasilannya tersebut masih dirasa kurang. Sebab tidak mencapai lima trip dalam sehari. Berbeda saat libur Tahun Baru 2025 silam.
Pengelola kapal wisata bermarga Marbun menyebut, minat pengunjung naik kapal wisata dengan tujuan Jembatan Aek Tano Ponggol - bukit Sibea Bea pulang pergi, turun di saat libur Lebaran.
"Kalau libur Tahun Baru kita bisa 5 trip dalam sehari. Tapi libur Lebaran hanya 3 trip saja," ujar pria yang mematok tarif Rp20.000 per orang penumpang kapalnya untuk rute tersebut.
Diungkapkannya, pendapatan pulang pergi ke tujuan tersebut Rp2.000.000.
"Dari 3 trip sehari maka dapat Rp6.000.000 kotor. Setelah dipotong gaji awak kapal, bahan bakar minyak (BBM) dan lainnya, maka bersihnya kira-kira dapat Rp4 jutaan lah,"ucap Marbun.
Berdasarkan hasil pantauan, ada dua kapal wisata berwarna merah yang merupakan kerjasama dengan sponsor dan beberapa kapal sejenis lainnya.
Terdapat dua tempat lokasi naik dan turun penumpang kapal wisata tersebut. Salah satunya di depan rumah dinas Bupati Samosir. (sembiring/hm17)
PREVIOUS ARTICLE
Harga Andaliman Anjlok, Kini Setara dengan Cabai