Thursday, October 8, 2026
home_banner_first
SUMUT

Warga Soroti Dugaan Padi UPTD Benih Induk Tanjung Morawa Dijual ke Kilang

Mistar.idKamis, 8 Oktober 2026 pukul 15.44 WIB
warga_soroti_dugaan_padi_uptd_benih_induk_tanjung_morawa_dijual_ke_kilang

Truk pengangkut padi keluar dari lokasi UPTD Benih Induk Padi Tanjung Morawa. (Foto: Riswandif/MISTAR)

news_banner

Deli Serdang – Warga mempertanyakan pengelolaan hasil panen padi di UPTD Benih Induk Padi Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Mereka menduga sebagian hasil panen dari lahan tersebut dijual ke kilang padi dan tidak seluruhnya dimanfaatkan sebagai calon benih.

UPTD Benih Induk Padi Tanjung Morawa berada di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Lubuk Pakam, Desa Perdamean, Kecamatan Tanjung Morawa.

Salah seorang warga, Riswandif Tarigan, mengatakan padi hasil panen yang cocok untuk pengembangan semestinya digunakan untuk kebutuhan pembenihan. Sementara benih yang rusak dapat dijual ke kilang padi sesuai aturan dan prosedur sesuai aturan.

"Bukan begitu panen padi langsung dijual dalam keadaan basah ke kilang padi. Kalau memang mau dijual, kenapa tidak dilakukan penjemuran hingga kering sehingga harga padi kering lebih mahal daripada padi basah?" ujar Riswandif Tarigan, Kamis (8/10/2026).

Menurut Riswandif, lahan untuk penanaman padi benih di UPTD Benih Induk Padi Tanjung Morawa mencapai 17 hektare.

"Jika benar seluruh hasil panen padi dijual ke kilang, berapa pendapatan yang diperoleh?" ungkap Riswandif, didampingi Ronal Manurung, Ketua Sub Rayon KB FKPPI Desa Perdamean, Kecamatan Tanjung Morawa.

Kepala UPTD Benih Induk Padi Tanjung Morawa, Roedy Fahrizal, tidak mengangkat telepon selulernya maupun membalas konfirmasi wartawan melalui WhatsApp.

Hal serupa juga dilakukan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumatera Utara, Fariz Haholongan Hutagalung.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN