Wabup Tapsel Ajak Bank Sumut Perkuat Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal

Wakil Bupati Tapanuli Selatan, H. Jafar Syahbuddin Ritonga, mengajak Bank Sumut untuk mendukung program prioritas daerah di tengah tekanan fiskal dan upaya pemulihan pascabencana. Pernyataan ini disampaikan saat peresmian Kantor Cabang Pembantu Bank Sumut Saipar Dolok Hole. (foto:istimewa/mistar)
Tapsel, MISTAR.ID
Wakil Bupati (Wabup) Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Jafar Syahbuddin Ritonga, mengajak Bank Sumut untuk semakin memperkuat peran strategisnya dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah, terutama di tengah tekanan fiskal dan upaya pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Tapsel.
Ajakan tersebut disampaikan Jafar saat membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Sumut Saipar Dolok Hole di Kelurahan Sipagimbar. Ia menegaskan bahwa kemitraan antara pemerintah daerah dan Bank Sumut menjadi semakin penting seiring dinamika fiskal yang akan dihadapi Tapsel pada tahun 2026.
Jafar menyebutkan bahwa pada 2026, Kabupaten Tapsel diproyeksikan mengalami penurunan signifikan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah. Penurunan sumber pendanaan tersebut dipastikan membawa konsekuensi terhadap berbagai agenda pembangunan, mulai dari infrastruktur hingga sektor sosial yang menyentuh masyarakat luas.
“Situasi ini mengharuskan pemerintah daerah bergerak lebih efisien sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kolaborasi dengan lembaga keuangan daerah seperti Bank Sumut menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga stabilitas ekonomi,” ujar Jafar dalam keterangan tertulis yang diterima Mistar, Senin (1/12/2025).
Ia menyoroti salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel, yakni Gerakan Seribu Kolam, sebagai contoh konkret pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Program ini membutuhkan dukungan permodalan, distribusi pakan, hingga ekosistem usaha perikanan yang lebih terintegrasi. Kehadiran layanan Bank Sumut menjadi penopang penting dalam memastikan percepatan program tersebut.
Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Bank Sumut, Arieta Aryanti, menyampaikan bahwa pembukaan unit layanan baru seperti KCP Saipar Dolok Hole merupakan bagian dari strategi pemerataan akses keuangan, yang selama ini menjadi komitmen Bank Sumut. Menurutnya, pengembangan jaringan layanan bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan upaya memperkuat inklusi keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi di tingkat akar rumput.

Wakil Bupati Tapanuli Selatan, H. Jafar Syahbuddin Ritonga, menggunting pita saat peresmian Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Sumut Saipar Dolok Hole di Kelurahan Sipagimbar. (foto:istimewa/mistar)
“Sebagai mitra pemerintah daerah, Bank Sumut hadir melalui program dan layanan yang dapat menunjang penguatan ekonomi masyarakat. Transformasi layanan kami tidak hanya terfokus di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau kecamatan, desa, hingga wilayah pedalaman,” ujar Arieta.
Ia menambahkan bahwa akses layanan keuangan yang memadai menjadi fondasi penting untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana, sekaligus menghadapi tekanan fiskal yang akan muncul. Dengan jaringan layanan yang semakin luas, masyarakat memperoleh kesempatan lebih besar untuk mengakses pembiayaan, menabung, hingga memulai atau memperluas usaha produktif.
Di tengah tantangan fiskal dan kondisi pemulihan bencana, kolaborasi yang solid antara Pemkab Tapsel dan Bank Sumut dinilai menjadi kunci menjaga ritme pembangunan. Sinergi ini sejalan dengan visi daerah Sinergi Tapsel Bangkit, yang mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menguatkan fondasi ekonomi masyarakat. (rel/hm16)






















