Sekda Tebing Tinggi: Kolaborasi antara Pemerintah dengan Sektor Pendidikan untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Sekdako Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik saat memberikan arahan. (foto: Istimewa/mistar)
Tebing Tinggi, MISTAR.ID
Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah kecamatan dengan sektor pendidikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menciptakan lingkungan yang bersih serta sehat.
Hal tersebut ditegaskan Sekdako saat menghadiri kegiatan audiensi penyelarasan program kerja yang berlangsung di Aula SMA Negeri 2 Tebing Tinggi, Jalan KL Yos Sudarso, Kamis (9/4/2026). Forum ini mempertemukan para lurah dengan kepala sekolah tingkat SMA, SMK, dan SLB se-Kota Tebing Tinggi.
Dalam sambutannya, Sekdako menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah kecamatan, sekolah, dan dinas terkait dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Ia mengatakan bahwa pendidikan, lingkungan, dan pelayanan publik harus berjalan beriringan untuk mewujudkan kemajuan daerah.
“Sinergi antara camat, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan pelayanan publik yang berkualitas serta lingkungan yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Erwin.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III, Salman, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program Pemerintah Kota Tebing Tinggi. Ia menginstruksikan seluruh kepala sekolah untuk aktif menjalin komunikasi dengan dinas terkait guna menyukseskan program strategis daerah.
Di sisi lain, Camat Tebing Tinggi Kota, Henci Siregar, memaparkan bahwa audiensi ini merupakan langkah awal sebelum deklarasi program lingkungan bersih dan sehat yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Kami telah mengawali dengan gotong royong serentak di tujuh kelurahan serta berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, kepolisian, hingga sektor perbankan. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui lingkungan yang asri,” ucapnya.
PREVIOUS ARTICLE
Bupati Toba Dorong Desa Mandiri, Dana Desa 2026 Berkurang












