Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Ribuan Rumah di Tanjung Morawa Kembali Terendam, Pintu Air Proyek Irigasi Diduga Picu Banjir

Mistar.idKamis, 27 November 2025 15.35
journalist-avatar-top
HS
ribuan_rumah_di_tanjung_morawa_kembali_terendam_pintu_air_proyek_irigasi_diduga_picu_banjir

Banjir merendam jalan arteri menuju Bandara Kualanamu (foto: sembiring/ mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Ribuan rumah warga di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, kembali terendam banjir setelah pintu air proyek irigasi di Gang Perjuangan, Dusun VI Desa Dalu Sepuluh A, dibuka paksa oleh penjaga pintu air pada Kamis (27/11/2025).

Pembukaan pintu air hingga rusak memicu luapan besar Sungai Belumai yang langsung menghantam permukiman di sepanjang aliran irigasi.

Pintu air berbahan besi itu sebelumnya dibangun melalui salah satu proyek irigasi Dinas PU Deli Serdang. Namun sejak awal, warga menyebutnya sebagai proyek bermasalah karena tidak berfungsi sebagaimana mestinya atau tidak bisa dibuka selain dipaksa.

Perlu diketahui, pintu air ini menjadi titik tekanan air ketika Sungai Belumai meluap, dan pembukaannya diduga memperparah banjir di kawasan hilir setelah pintu airnya rusak usai dibuka paksa.

Menurut informasi warga, penjaga pintu air terpaksa membuka pintu besi tersebut untuk menyelamatkan rumahnya yang berada tepat di tepi sungai agar tidak tersapu banjir. Namun keputusan itu berdampak luas terhadap ribuan rumah di kawasan bawah aliran irigasi.

Sagiman, warga Desa Dalu Sepuluh A, mengatakan bahwa air bah langsung menerjang beberapa wilayah.

“Banjir kembali menerjang Dusun VI Desa Dalu Sepuluh A, Dusun I Desa Sena, dan Jalan Dalu X B sampai Jalan Arteri Bandara Kualanamu. Semua terendam sejak Kamis pagi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat telah lama meminta Pemkab Deli Serdang menutup kembali tanggul Sungai Belumai di Gang Perjuangan tersebut. Menurutnya, keberadaan pintu air proyek irigasi gagal itu menjadi penyebab utama banjir yang terus berulang.

“Sebelum pintu air itu dibangun, tidak pernah terjadi banjir. Sekarang ribuan rumah selalu jadi korban kalau Sungai Belumai meluap,” tambahnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan aparat Polresta Deli Serdang telah menutup akses Jalan Arteri Bandara Kualanamu karena tergenang banjir. Polisi juga membantu proses evakuasi warga, khususnya yang tinggal di permukiman terdekat dengan aliran air.

Upaya penanganan banjir masih berlangsung. Hingga berita ini diterbitkan, air masih menggenangi sejumlah wilayah, meskipun petugas gabungan mulai mempercepat evakuasi dan melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi terdampak.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN