6.5 C
New York
Tuesday, March 5, 2024

September 2023, Realisasi Penyaluran Pupuk Subsidi di Sumut Telah 60 Persen

Medan, MISTAR.ID

Hingga bulan September 2023, realisasi penyaluran pupuk subsidi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sudah mencapai 60 persen.

Seperti penyaluran pupuk Urea sudah 60,13 persen, NPK 67,46 persen dan NPK Formula Khusus 16,49 persen.

Tercatat untuk realisasi pupuk subsidi di Sumut sudah sekitar 227.357 ton. Adapun alokasi kebutuhan menurut sistem E-Alokasi yakni untuk Urea sebanyak 214.616 ton, NPK 144.779 ton dan NPK Formula Khusus 3.811 ton.

Dikatakan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sumut, Heru Suwondo, bahwa sisa alokasi pupuk subsidi untuk urea ada sebanyak 85.559 ton, NPK 7.106 ton dan NPK Formula Khusus 3.182 ton lagi.

“Memang untuk kendala penyaluran pasti masih ada. Tapi sejauh ini masih tetap aman,” katanya pada mistar.id, Selasa (31/10/23).

Apalagi saat ini, atau sejak September 2023 petani atau kelompok tani (poktan) yang terdaftar bisa mulai menebus pupuk subsidi secara digital di seluruh kios resmi telah menerapkan sistem penebusan i-Pubers (integrasi pupuk bersubsidi).

“Seluruh kios resmi di Sumut telah menerapkan sistem penebusan i-Pubers. Sistem i-Pubers adalah integrasi pupuk bersubsidi, dimana aplikasi ini merupakan sistem integrasi aplikasi dari E-Alokasi milik Kementerian Pertanian (Kementan) dan rekan kepunyaan Pupuk Indonesia,” jabarnya.

Penggunaan i-Pubers ini sudah melalui sistem digital. Petani dalam penebusannya membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan di sana nanti sudah diproses digital oleh kios resmi. KTP yang disampaikan tadi akan dicocokkan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) nya dan diproses.

“Dalam penebusan pupuk subsidi melalui i-Pubers ini, tetap petani yang berhak atau poktan yang terdaftar di E-Alokasi. Jadi bagi petani yang tidak terdaftar ya tak bisa,” pungkasnya.

Adapun serapan pupuk subsidi ini paling banyak di daerah Kabupaten Simalungun, Karo, Dairi, Deli Serdang, Humbang Hasundutan (Humbahas) dan lainnya. (anita/hm16)

 

 

Related Articles

Latest Articles