Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

RAPBD 2026 Taput Fokus Pada Ketahanan Pangan

Mistar.idSelasa, 18 November 2025 pukul 10.53 WIB
rapbd_2026_taput_fokus_pada_ketahanan_pangan

Wakil Bupati Taput,Deni Lumbantoruan, menyerahkan nota pegantar RAPBD 2026 ke DPRD. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Taput, MISTAR.ID

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menyampaikan Pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Taput, Tarutung, Senin (17/11/2025).

Wakil Bupati Deni Lumbantoruan menegaskan bahwa penyusunan RAPBD 2026 dilakukan secara hati-hati dan berfokus pada kebutuhan mendesak masyarakat.

“Total Pendapatan Daerah tahun anggaran 2026 direncanakan sebesar Rp1.359.239.055.153, sedangkan total belanja daerah dianggarkan sebesar Rp1.307.370.898.145,37,” ujar Wakil Bupati.

Dari sisi pembiayaan, pemerintah mengasumsikan Penerimaan Pembiayaan Daerah sebesar Rp23.458.949.885 dan Pengeluaran Pembiayaan Daerah sebesar Rp75.327.106.892,63.

RAPBD Taput fokus pada keberlanjutan pembangunan di tengah keterbatasan ruang fiskal. Reprioritisasi anggaran disebut menjadi langkah penting, terutama di sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Fokus lainnya adalah meningkatkan produksi pangan lokal, modernisasi pertanian, pembangunan infrastruktur pertanian dan irigasi, serta diversifikasi pangan lokal.

Selain itu, efisiensi belanja menjadi instrumen utama untuk memastikan program pembangunan berjalan optimal. “Setiap rupiah harus dialokasikan secara produktif dan memberi manfaat maksimal,” tuturnya.

Pemerintah juga memperkuat upaya diversifikasi sumber pendapatan melalui berbagai inovasi, termasuk peningkatan investasi lokal, penguatan BUMD/Perusda, serta kerja sama dengan pihak swasta.

Kerja sama antar daerah dipercaya mampu mendukung strategi fiskal dan pembangunan. Pemerintah meyakini kerja sama lintas wilayah dapat menekan biaya dan meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya, termasuk dalam pembangunan infrastruktur.

Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah melakukan penataan birokrasi untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan, salah satunya melalui perampingan perangkat daerah sesuai perubahan Perda tentang perangkat daerah. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN