Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pratu Anumerta Zeni Sukmana Marpaung Dimakamkan Secara Militer Usai Gugur Saat Evakuasi Longsor di Sumbar

Mistar.idSabtu, 29 November 2025 pukul 17.35 WIB
pratu_anumerta_zeni_sukmana_marpaung_dimakamkan_secara_militer_usai_gugur_saat_evakuasi_longsor_di_sumbar

Pemakaman jenazah almarhum Pratu Anumerta Zeni Marpaung dengan upacara militer (Foto : Damanik/Mistar)

news_banner

Sergai, MISTAR.ID

Jenazah almarhum Pratu Anumerta Zeni Sukmana Marpaung (24), yang gugur saat bertugas mengevakuasi korban longsor di Padang Panjang, Sumatera Barat, tiba di rumah duka di Dusun II Kampung Keling, Desa Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 13.30 WIB.

Isak tangis keluarga dan kerabat pecah saat menyambut kedatangan jenazah yang diturunkan dari ambulans milik Kodam I/BB.

Setelah disemayamkan dan disholatkan, jenazah Pratu Anumerta Zeni Sukmana Marpaung yang bertugas di Subdenpom XX/5 Padang Panjang dimakamkan dengan upacara militer di pemakaman umum Tanah Tinggi, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, sekitar pukul 15.16 WIB.

Dandenpom I/1 Pematangsiantar, Letkol CPM Haru Prabowo, selaku Inspektur Upacara, menyampaikan agar keluarga almarhum tetap tabah menghadapi musibah tersebut.

“Kita sebagai umat manusia diwajibkan untuk berusaha, dan untuk kebesarannya kita serahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu sudah selayaknya kita menerima dengan ikhlas atas kehendak-Nya. Namun demikian, sebagai insan biasa, kita tidak dapat luput dari rasa duka cita dan kehilangan akibat musibah seperti ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya dan mengajak seluruh hadirin mengenang serta menghormati jasa-jasa almarhum selama hidup.

“Almarhum adalah panutan dalam menjalankan tugas maupun pengabdian kepada negara dan bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Sugiono, abang almarhum, kepada MISTAR menceritakan bahwa saat kejadian, almarhum sedang ditugaskan membantu evakuasi warga yang terdampak banjir bandang di Jembatan Kembar, Sumatera Barat.

“Saat itu mereka dibagi dua regu dari Polisi Militer, regu kanan dan regu kiri, masing-masing dua personel. Setelah banjir bandang, debit air sangat deras dan hujan tidak berhenti. Mereka berteduh di dekat gapura dekat jembatan. Karena hujan deras, mereka tidak mendengar adanya banjir bandang susulan yang datang sangat besar, dibarengi longsor. Almarhum dan timnya tertimpa material longsor dan terseret arus banjir bandang bersama kayu-kayu besar,” jelasnya.

Ia menambahkan, keluarga awalnya mengetahui kejadian itu setelah mendapat kabar dari senior almarhum pada Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB.

“Mereka bilang sedang melakukan upaya pencarian. Kami menunggu kabar, dan almarhum ditemukan pada Jumat (28/11/2025),” ungkapnya.

Almarhum, anak kelima dari lima bersaudara, dikenal ceria dan humoris di mata keluarga.

“Hampir setiap hari almarhum video call. Ia dikenal baik dan sangat sosial, terutama kepada mama, selalu menelepon setiap hari,” tambahnya.

Untuk diketahui, jenazah Pratu Zeni Marpaung dari Subdenpom XX/5 Padang Panjang ditemukan di aliran Sungai Batang Anai, tepatnya di wilayah Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN