Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
SUMUT

Polres Asahan Luncurkan Program Polantas Menyapa, Pelayanan Samsat Lebih Humanis dan Cepat

Mistar.idJumat, 20 Februari 2026 pukul 12.07 WIB
polres_asahan_luncurkan_program_polantas_menyapa_pelayanan_samsat_lebih_humanis_dan_cepat

Polantas Menyapa bikin warga yang mengurus administrasi di kantor Samsat merasa lebih dilayani. (Foto: Perdana / Mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID

Komitmen meningkatkan pelayanan publik kembali ditunjukkan jajaran Polres Asahan melalui inovasi bertajuk Program Polantas Menyapa. Digagas oleh Unit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Satlantas, program ini menghadirkan pelayanan langsung dan humanis kepada masyarakat yang mengurus administrasi kendaraan bermotor di Samsat Kisaran.

Amatan wartawan, Jumat (20/2/2026), sejak pagi hari personel Satlantas terlihat aktif menyapa wajib pajak dan pemilik kendaraan yang datang ke kantor Samsat. Tidak sekadar berjaga, petugas juga memberikan penjelasan detail terkait prosedur, membantu pengecekan berkas, hingga memastikan setiap tahapan administrasi berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Program Polantas Menyapa menjadi upaya konkret dalam menciptakan pelayanan yang cepat, transparan, dan komunikatif. Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan administrasi kendaraan, kehadiran petugas yang proaktif dinilai mampu meminimalisir kebingungan maupun potensi kesalahan prosedur.

Beragam layanan tersedia di Samsat Kisaran, mulai dari pendaftaran kendaraan baru, pengesahan STNK tahunan, mutasi kendaraan, pengurusan Bea Balik Nama (BBN) II, hingga laporan kehilangan. Seluruh proses dilaksanakan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) guna menjamin kepastian hukum dan kenyamanan masyarakat.

Kanit Regident Satlantas Polres Asahan, IPDA Hardiyanto, mewakili Kasatlantas AKP Jonni Fatiaro Sinaga, menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi prioritas dalam setiap pelayanan.

“Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan tidak ragu untuk bertanya. Petugas kami siap memberikan informasi secara jelas agar proses administrasi berjalan lancar dan sesuai ketentuan,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, pelayanan publik tidak hanya diukur dari kecepatan penyelesaian, tetapi juga dari kualitas interaksi antara petugas dan masyarakat. Melalui komunikasi dua arah, diharapkan terbangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Program ini juga dirancang untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman terkait persyaratan administrasi kendaraan bermotor. Dengan pendampingan langsung dari personel Regident, masyarakat mendapat arahan jelas mengenai alur pelayanan, dokumen yang harus dipersiapkan, serta tahapan yang perlu dilalui,” tambahnya.

Pendekatan tersebut dinilai efektif dalam mengurangi potensi praktik percaloan dan meningkatkan transparansi layanan. Petugas secara aktif memastikan setiap warga memahami proses yang dijalani tanpa harus merasa bingung atau terabaikan.

Respons positif datang dari masyarakat yang merasakan langsung program tersebut. Salah satunya, Marlina br Sihotang, warga yang mengurus administrasi kendaraannya di Samsat Kisaran. Ia mengaku terbantu dengan kehadiran petugas yang sigap memberikan arahan.

“Tadi saya sempat kurang paham soal kelengkapan berkas, tapi petugas langsung membantu dan menjelaskan dengan sabar. Jadi prosesnya lebih cepat dan tidak ribet,” tuturnya.

Menurut Marlina, pelayanan yang komunikatif membuat suasana di kantor pelayanan publik terasa lebih nyaman. Ia berharap inovasi seperti Polantas Menyapa dapat terus dijalankan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN