Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

Polda Sumut Perpanjang Operasi Aman Nusa II, Evakuasi Korban Bencana Belum Tuntas

Mistar.idRabu, 10 Desember 2025 pukul 15.03 WIB
polda_sumut_perpanjang_operasi_aman_nusa_ii_evakuasi_korban_bencana_belum_tuntas

Kantor PDAM Mual Nauli Tapteng yang turut terdampak banjir bandang pada 25 Nopember 2025 lalu. (masril rambe/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Kombes Ferry Walintukan, mengatakan pihaknya akan memperpanjang Operasi Aman Nusa II tahun 2025 hingga 10 hari ke depan. Hal itu diambil mengingat proses evakuasi dan penyelamatan pascabencana banjir dan longsor di Sumut belum selesai.

“Untuk Operasi Aman Nusa II 2025 akan diperpanjang selama 10 hari ke depan. Operasi ini untuk penanggulangan bencana alam di wilayah Sumatera Utara,” ujar Ferry, Rabu (10/12/2025).

Kata Ferry, dalam operasi ini pihaknya melibatkan ribuan personel, mulai dari Direktorat Samapta Polda Sumut, Direktorat Lalu Lintas, dan beberapa direktorat lainnya, yang juga melibatkan personel di tingkat polres dan polsek jajaran, ujarnya singkat.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto mengatakan pihaknya dari jajaran Polda Sumatera Utara secara resmi telah mengaktifkan Operasi Aman Nusa II 2025 pada awal Desember lalu, dalam rangka penanggulangan dan penanganan bencana alam di wilayah Sumatera Utara.

Kata Whisnu, sesuai dengan arahan Kapolri, operasi ini akan difokuskan untuk membantu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam mempercepat penanggulangan bencana alam di Sumut.

“Dari pihak kepolisian, sesuai dengan arahan pimpinan, kami mengaktifkan Operasi Aman Nusa II. Intinya terkait dengan penanganan bencana, tujuannya membantu rekan-rekan dari BNPB untuk mendukung dan mempercepat pemulihan masyarakat yang terkena dampak bencana alam,” ujar Whisnu dalam keterangan yang diterima Mistar, Sabtu (29/11/2025) lalu.

Ditegaskan Whisnu, sejak hari pertama bencana alam terjadi, pihaknya bersama TNI dan BNPB telah turun ke lapangan untuk membantu mengevakuasi masyarakat yang terdampak. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN