Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
SUMUT

PKB Sumut Tegaskan Komitmen 30 Persen Keterwakilan Perempuan di Politik

Mistar.idKamis, 28 Mei 2026 pukul 18.55 WIB
pkb_sumut_tegaskan_komitmen_30_persen_keterwakilan_perempuan_di_politik

Sekretaris DPW PKB Sumut, Zeira Salim Ritonga. (Foto: Ari/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Utara menegaskan komitmennya dalam memenuhi batas minimal 30 persen keterwakilan perempuan, baik dalam pencalonan legislatif maupun struktur kepengurusan partai.

Sekretaris DPW PKB Sumut, Zeira Salim Ritonga, mengatakan kebijakan tersebut telah lama dijalankan partainya dan bukan sekadar mengikuti dinamika politik terbaru.

“Saya kira ini sudah lama berlaku, karena keterwakilan perempuan 30 persen itu telah kami laksanakan. Pada Pemilu 2024 kemarin juga sudah kami laksanakan, karena itu sesuai dengan Undang-Undang Pemilu,” ujarnya saat dikonfirmasi Mistar, Kamis (28/5/2026).

Menurut Zeira, komitmen tersebut tidak hanya terlihat dalam daftar calon legislatif (caleg), tetapi juga pada struktur kepengurusan partai mulai tingkat wilayah hingga kabupaten/kota.

“Jadi bukan hanya pada caleg, tetapi ruang pada kepengurusan wilayah juga diisi oleh keterwakilan perempuan di atas 30 persen,” katanya.

Ia menilai keterlibatan perempuan dalam politik menjadi bagian penting dalam proses pengambilan kebijakan dan pembangunan daerah. Karena itu, PKB Sumut terus membuka ruang seluas-luasnya bagi kader perempuan untuk tampil dan berkontribusi.

Sebagai bukti nyata, Zeira menyebut PKB Sumut saat ini memiliki kader perempuan yang duduk di DPRD Sumut. Dari total empat kursi PKB di DPRD Sumut, salah satunya ditempati oleh Bendahara PKB Sumut, dr. Dewi Fitriana.

“Di DPRD Sumut saja, keterwakilan perempuan dari PKB ada satu orang, yakni Bendahara PKB Sumut, dr. Dewi Fitriana, yang merupakan salah satu kader PKB dari empat kursi yang ada,” ucapnya.

Tak hanya di tingkat provinsi, ia menyampaikan bahwa keterwakilan perempuan PKB juga terlihat di DPRD Kota Medan. Zeira menyebut dua kursi PKB di DPRD Kota Medan saat ini seluruhnya diisi oleh kader perempuan, yakni Lailatul Badri dan Romauli Silalahi.

Ia berharap keterwakilan perempuan di dunia politik dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif terhadap lahirnya kebijakan yang lebih inklusif dan berpihak kepada masyarakat. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN