7.2 C
New York
Friday, April 19, 2024

Perkebunan di Simalungun Berkontribusi 25,41% Terhadap PDRB

Simalungun, MISTAR.ID – Selama tahun 2020, Simalungun menghasilkan antara lain 336.332 ton padi, 234.977 ton jagung, dan 213.319 ton ubi. Jumlah ini memberikan kontribusi sebesar 25,41% terhadap Produk Domenstik Regional Bruto (PDRB) Simalungun.

“Perkebunan rakyat mampu berkontribusi sebesar 25,41% terhadap PDRB. Selain padi, jagung dan ubi, ada pula karet, kelapa sawit, kopi, teh, aren, vanili. Lalu, kelapa, cokelat, cengkih, kulit manis, kemiri, lada, dan pinang,” terang Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga.

Hal ini disampaikan Radiapoh Hasiholan Sinaga dalam acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) – Kadin Investment Forum Regional Sumatera Tahun 2023 di Grand Ballroom Asialink Hotel Batam Jalan Sriwijaya, Kota Batam, Jumat (2/6/23) kemarin.

Baca Juga: Selama Juni dan Juli, BPS Simalungun Gelar Sensus Pertanian

Lanjutnya, Simalungun merupakan salah satu lokasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia yang dikenal dengan nama Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei.

“KEK di Simalungun fokus pada industri kelapa sawit. Nantinya akan disambungkan ke Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung di Kabupaten Batu Bara,” kata Radiapoh.

Untuk mendukung KEK, pembangunan kawasan industry di Kecamatan Tapian Dolok segera dilaksanakan.

Baca Juga: Wujudkan Kemajuan Sektor Pertanian, Pemko Medan Dukung Penuh

“Pemerintah Kabupaten Simalungun berupaya bagaimana investor dapat hadir di Simalungun untuk melihat potensi pertanian, pariwisata dan sektor industri,” pungkasnya. (Hamza/hm20)

Related Articles

Latest Articles