Pemko Tebing Tinggi Sosialisasikan Pensiun ASN 2026–2027, Dorong Tetap Produktif

Sekda Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, saat memberikan arahan.(f:Ist/mistar).
Tebing Tinggi, MISTAR
Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar sosialisasi ketaspenan dan pengenalan produk perbankan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan memasuki batas usia pensiun (BUP) periode 2026–2027. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, di Gedung Sawiyah, Rabu (29/4/2026).
Dalam arahannya, Sekda menekankan pentingnya kesiapan komprehensif bagi aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa purnabakti, mulai dari aspek administratif, finansial, hingga kesiapan mental. Ia menegaskan bahwa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan fase baru untuk tetap produktif di tengah masyarakat.
“Pensiun bukan berarti berhenti berkarya. Justru ini adalah fase untuk tetap aktif, baik dalam kegiatan sosial, keagamaan, maupun ekonomi,” ujar Sekda.
Selain itu, Sekda mendorong para calon pensiunan untuk bergabung dalam wadah Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) sebagai sarana menjaga silaturahmi dan aktivitas positif pascapensiun. Ia mengatakan Pemko Tebing Tinggi terus berkomitmen memfasilitasi kebutuhan organisasi pensiunan tersebut, termasuk rencana revitalisasi Gedung Juang 45 sebagai sekretariat PWRI.
“Kami ingin para pensiunan memiliki wadah yang representatif untuk menjaga silaturahmi. PWRI adalah rumah bagi bapak dan ibu untuk terus berkegiatan positif setelah tidak lagi berdinas di pemerintahan,” tambahnya.
Selain itu, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para ASN yang telah mengabdi puluhan tahun, Sekda mengusulkan inovasi berupa seremoni “Wisuda Pensiun”. Menurutnya, penghargaan ini penting sebagai bentuk kebanggaan dan kenangan bagi para pegawai yang memasuki masa purnatugas.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Tebing Tinggi, Abdul Halim Purba, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman terkait prosedur pengurusan pensiun dan klaim otomatis, memperkenalkan layanan dari PT Taspen (Persero) dan PT Bank Mandiri Taspen, serta memberikan motivasi kewirausahaan dan pengelolaan keuangan pascapensiun.
“Peserta kegiatan ini berjumlah 124 orang yang terdiri atas PNS di lingkungan Pemerintah Kota Tebing Tinggi yang akan memasuki masa pensiun tahun 2026 dan 2027,” jelasnya.
Branch Manager PT Taspen Cabang Medan, Toni Eko Sucahyo, menjelaskan bahwa PT Taspen merupakan BUMN yang ditunjuk untuk mengelola program tabungan hari tua, jaminan pensiun, jaminan kecelakaan kerja, dan jaminan kematian bagi ASN.
“Taspen hadir sebagai rumah kedua bagi para ASN setelah memasuki masa pensiun. Kami memastikan seluruh hak peserta dapat diterima dengan mudah dan transparan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa seluruh layanan Taspen tidak dipungut biaya serta mengimbau peserta untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan PT Taspen.
Perwakilan PWRI Kota Tebing Tinggi, Piala Ginting, mengajak para calon pensiunan untuk bergabung dan tetap aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, seperti senam kesehatan, arisan, serta kegiatan keagamaan.
“Kami berharap para pensiunan tetap menjaga kesehatan dan silaturahmi. PWRI menjadi wadah untuk tetap aktif dan produktif di masa pensiun,” katanya.




















