Wednesday, October 7, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pembangunan Tembok UPT BBI Murni Tanjung Morawa Diduga Pakai Pondasi Lama

Mistar.idRabu, 7 Oktober 2026 pukul 17.31 WIB
pembangunan_tembok_upt_bbi_murni_tanjung_morawa_diduga_pakai_pondasi_lama

Batu koral pada besi cor-coran sloof pagar tembok. (Foto: Sembiring/Mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID (7/10/2026) – Pembangunan pagar tembok sepanjang 70 meter dengan tinggi 1,5 meter di UPT Balai Benih Induk (BBI) Murni Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, diduga dikerjakan asal-asalan.

Sebab, pondasi tembok yang sejatinya sedalam 50 sentimeter diduga tidak dilakukan pengorekan.

Pekerja bangunan diduga menggunakan pondasi tembok lama yang sebelumnya telah tumbang. Kondisi tersebut dikhawatirkan membuat bangunan tembok beton tidak bertahan lama.

Kemudian pada sloof, balok beton bertulang horizontal yang diposisikan di atas pondasi untuk mengikat struktur bawah bangunan dan menjadi dudukan bagi tembok atau dinding, ditemukan sejumlah batu koral pada rangkaian besi beton yang seharusnya menggunakan batu guli.

“Katanya tembok akan dibangun 70 meter. Saat ini sudah 20 meter pekerjaan,” jelas Riswandif Tarigan, warga setempat, Rabu (7/10/2026).

Riswandif menduga pekerjaan tersebut menyimpang. Selain menggunakan pondasi bangunan lama, pada pembangunan tembok beton tersebut juga tidak ditemukan papan proyek.

“Sehingga kami selaku masyarakat tidak mengetahui berapa besaran anggaran untuk pembangunan tembok tersebut,” tambah Riswandif.

Terpisah, Ketua Sub Rayon KB FKPPI Desa Perdamean, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Ronal Manurung, berencana melaporkan dugaan penyimpangan pembangunan pondasi tersebut kepada aparat penegak hukum (APH).

“Kita akan surati APH untuk segera dilakukan pemeriksaan terhadap dugaan proyek yang dikerjakan asal itu,” ungkap Ronal Manurung.

Kepala UPT Balai Benih Induk Murni Tanjung Morawa, Roedy Fahrizal, tidak berhasil dikonfirmasi. Berulang kali panggilan seluler tidak diangkat. Konfirmasi singkat melalui WhatsApp juga tidak berbalas.

“Bapak tidak ada di kantor,” ujar salah seorang pekerja di UPT BBI Murni Tanjung Morawa saat didatangi ke kantornya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN