Pembangunan Kandang Ayam Raksasa di Tebing Tinggi Ditolak Warga, Camat-Lurah Turun Tangan

Camat Bajenis Ary Miranda saat meninjau pembangunan kandang ayam. (foto: damanik/mistar)
Tebing Tinggi, MISTAR.ID
Warga Jalan Swasembada, Kelurahan Brohol, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi menolak pembangunan kandang ayam raksasa milik Dedi, yang berada di lingkungan masyarakat.
Camat Bajenis, Ary Miranda mendatangi lokasi rencana pembangunan kandang ayam yang ditolak warga tersebut, Senin (13/4/2026). Saat dilokasi, Ary memberikan pandangan kepada pengusaha, terkait izin usaha serta persetujuan dari masyarakat terkait usaha kandang ayam raksasa yang akan dibangun.
“Izinnya diurus dulu, kalau memang tidak ada izinnya jangan ada aktivitas apapun, dan sekali lagi saya tegaskan jika masyarakat menolak, saya juga ikut menolak,” ujarnya.
Setelah memberikan penjelasan kepada pengusaha tersebut, Camat Bajenis dan Lurah Brohol pergi meninggalkan lokasi kandang ayam raksasa milik Dedi.
“Kalau masyarakat menolak, dengan tegas saya katakan saya menolak pembangunan kandang ayam tersebut. Semuanya harus ada izin dan persetujuan masyarakat, gak bisa semena-mena,” kata Ary.
Salah seorang warga, Cek Atu, 75 tahun, mengaku sangat senang dengan kedatangan Camat Bajenis dan Lurah Berohol untuk bersama-sama menolak pembangunan kandang ayam raksasa.
“Saya abang kandungnya, saya terdampak langsung, pengusaha kandang ayam itu memang sombong, untunglah pak camat dan pak lurah mau membantu kami masyarakat lemah,” katanya.
Kemudian, Acien yang juga masyarakat sekitar mengatakan pengusaha yang akan membangun kandang ayam itu memang bandal. Menurutnya, baru tahun lalu mereka meributkan soal kandang ayam ini, tapi tahun ini Dedi coba-coba lagi urus izinnya.
“Memang gawat pengusaha ini, tak punya hati mementingkan perutnya sendiri, gak dipikirkannya dampak ke masyarakat,” ucap Acien.






















