Pelajar di Toba Mahir Tenun Sirat Tojuk, 60 Peserta Ikuti Lomba Manirat HUT ke-27 Kabupaten

Pelajar peserta lomba manirat merangkai bahan. (Foto: Nimrot/Mistar)ta
Toba, MISTAR.ID
Warisan budaya Batak Toba berupa tenun sirat tojuk (manirat) ternyata masih terus lestari di Kabupaten Toba. Bukan hanya orang tua, para pelajar juga sudah terbilang mahir melakukannya.
Hal tersebut terlihat saat digelarnya lomba tenun sirat tojuk dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun ke-27 Kabupaten Toba. Kegiatan tersebut diikuti 60 pelajar dari dua kecamatan, yakni Kecamatan Sigumpar dan Kecamatan Silaen yang dikenal sebagai daerah penghasil ulos di Toba.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Toba, Jonni Lubis, mengaku sangat kagum terhadap kemampuan para peserta yang masih berusia muda namun sudah mahir menenun hampir setara dengan para penenun yang telah lama menekuni kerajinan tersebut.
“Kekaguman saya semakin bertambah karena ada peserta pria sekitar sepertiga dari jumlah peserta. Setahu saya, manirat sangat identik dengan perempuan, tetapi ternyata juga mampu dilakukan oleh pria,” ucap Jonni, Jumat (13/3/2026).
Menurut Jonni, perlombaan manirat tersebut digelar untuk mendorong generasi muda di Kabupaten Toba agar tetap melestarikan budaya warisan leluhur sehingga tidak tenggelam oleh perkembangan zaman.
“Ke depan, kami berharap generasi muda atau pelajar dari seluruh kecamatan dapat menekuni manirat ini, bukan hanya dari dua kecamatan saja. Dengan begitu, warisan leluhur ini tidak akan luntur,” ujarnya.
PREVIOUS ARTICLE
Polres Tebing Tinggi Siap Laksanakan Operasi Ketupat Toba 2026BERITA TERPOPULER






















