Monday, July 13, 2026
home_banner_first
SUMUT

Longsor Ancam Jalur Wisata Binjai–Bukit Lawang, Pemerintah Desa Pasang Tanda Peringatan

Mistar.idSelasa, 26 Mei 2026 pukul 17.30 WIB
longsor_ancam_jalur_wisata_binjaibukit_lawang_pemerintah_desa_pasang_tanda_peringatan

Petugas Pemdes memasang tanda peringatan pada badan jalan yang alami longsor. (foto:istimewa/mistar)

news_banner

Langkat, MISTAR.ID

Pemerintah Desa Simpang Pulau Rambung melakukan langkah pengamanan di jalur wisata strategis Binjai–Bukit Lawang yang terdampak bencana tanah longsor di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat.

Terdapat dua titik badan jalan yang mengalami longsor, masing-masing berada di Desa Simpang Pulau Rambung dan Desa Perkebunan Turangi.

Jalur tersebut diketahui merupakan akses vital bagi aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus lintasan utama wisatawan menuju kawasan wisata Bukit Lawang.

Sebagai upaya mencegah terjadinya kecelakaan dan kemacetan total, Kepala Desa Simpang Pulau Rambung, Ngamanken Tarigan, turun langsung ke lokasi untuk memasang papan tanda peringatan di sejumlah titik rawan longsor.

Pemasangan tanda peringatan dilakukan sebelum area longsor agar para pengendara dapat mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas.

Selain itu, diterapkan juga sistem buka tutup jalur guna mengatur arus kendaraan secara bergantian sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan di sekitar lokasi longsor.

Plt Camat Bahorok, Robby, saat dikonfirmasi Selasa (26/5/2026), mengapresiasi langkah cepat pemerintah desa dalam menangani kondisi jalan yang mengalami longsor tersebut.

“Pemasangan tanda peringatan merupakan bentuk kepedulian sekaligus tanggung jawab pemerintah demi menjamin keselamatan pengguna jalan,” ucapnya.

Pemerintah setempat juga mengimbau masyarakat dan para wisatawan yang melintas di jalur Binjai–Bukit Lawang agar tetap berhati-hati dan mematuhi arahan petugas selama melintas di kawasan rawan longsor tersebut. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN