Gunung Karangetang di Sulut Erupsi, Zona Bahaya Radius 1,5 Kilometer

Gunung Karangetang di Sulut. (Foto: VOI)
Sulut, MISTAR.ID – Gunung Karangetang mengalami erupsi pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 19.13 Wita di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.
Menyusul aktivitas vulkanik tersebut, warga yang bermukim di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Karangetang diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lahar hujan dan banjir bandang.
"Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai," kata Petugas Pos Pengamatan Gunungapi Karangetang, Vieko Kristianse Rompas, dilansir dari Kompas.com, Senin (13/7/2026).
Tidak hanya itu, masyarakat dan pengunjung juga diminta agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian, dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya.
Zona prakiraan bahaya saat ini, yaitu radius 1,5 kilometer dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan), serta area perluasan sektoral ke arah selatan barat daya sejauh 2,5 kilometer.
Hal ini untuk mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Sebab, penumpukan material lava sebelumnya kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama kesektor selatan, tengara, barat dan barat daya.
Sebelumnya, erupsi di Gunung berapi Karangetang ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 50 mm, dengan durasi lebih kurang 2 menit 33 detik.
"Telah terjadi erupsi lava pijar pukul 19:13 Wita pada puncak kawah utara tinggi lebih kurang 100 m, dengan jarak lontaran ke arah selatan barat daya lebih kurang 300 m," ujarnya, Senin (13/7/2026).
Vieko melaporkan, luncuran lava ke arah selatan terpantau sekitar 700-1.000 meter, ke arah barat barat daya lebih kurang 400 meter, dan ke arah utara barat laut lebih kurang 700-1.000 meter. (Kompas)
PREVIOUS ARTICLE
IKN Mulai Tunjukkan Daya Tarik Berkelas Dunia

















